Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Saat ini, ada sangat banyak bisnis digital yang bisa dijalankan sepenuhnya di internet. Beberapa bisnis digital berikut ini bahkan bisa Anda coba dengan modal tak lebih dari US$100 atau sekitar Rp 1,7 juta.
Ancaman inflasi yang akan meningkatkan biaya hidup tentu akan menuntut Anda mencari uang tambahan. Terlebih lagi jika pekerjaan Anda yang saat ini tidak mampu memberikan pemasukan yang masuk akal.
Jika ingin berusaha lebih keras, Anda bisa memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mencari penghasilan tambahan.
Dengan modal kecil, Anda bisa memulai bisnis digital dari mana saja, tanpa perlu berkantor, tanpa perlu melakukan perjalanan jauh. Bermodalkan laptop, Anda bisa bekerja dari mana saja.
Melansir Forbes, berikut ini beberapa ide bisnis dengan modal di bawah US$100 yang bisa Anda coba.
Baca Juga: 4 Cara Menghasilkan Uang dengan ChatGPT
1. Layanan Penyuntingan Konten dan Pemeriksaan Fakta AI
Alat AI populer seperti ChatGPT atau DeepSeek bisa membantu mempercepat proses pembuatan konten. Meskipun begitu, layanan digital tersebut masih memiliki banyak masalah seperti jawaban yang tidak akurat, informasi yang sudah ketinggalan zaman, atau tata bahasa yang janggal.
Kesalahan ini bisa jadi berkah untuk Anda yang memiliki keahlian sebagai penulis konten untuk membantu perusahaan penyedia AI memeriksa jawaban dari layanan mereka.
Anda dapat membuat konten sendiri menggunakan perangkat AI untuk membantu pembuatan konten, atau Anda dapat menjadi pengulas konten AI untuk konten yang sudah ada.
Jika tertarik, Anda bisa memanfaatkan ChatGPT premium dengan modal berlangganan sekitar US$30 per bulannya.
Baca Juga: 4 Cara Menghasilkan Uang dengan DeepSeek
2. Pengeditan Video TikTok, YouTube, dan Instagram
Untuk Anda yang memiliki keahlian sebagai penyunting video, menawarkan jasa editing kepada brand atau para kreator konten digital bisa jadi langkah yang sangat menjanjikan.
Konten video saat ini sedang naik daun. Instagram, yang awalnya tersedia untuk konten foto, kini semakin serius mempromosikan konten video vertikal layaknya TikTok.
Tingginya permintaan akan konten video untuk kebutuhan pemasaran bisa jadi peluang. Anda juga bisa menawarkan jasa penyuntingan video ini kepada banyak kreator konten yang ada di berbagai platform.
Menariknya, saat ini proses penyuntingan video sudah bisa dilakukan melalui aplikasi ponsel seperti CapCut.
Untuk memulai jasa ini, Anda tentu perlu membayar biaya berlangganan premium untuk aplikasi penyuntingan video. Rata-rata US$3-50 per bulan.
Baca Juga: Cara Pakai ChatGPT Lewat WhatsApp Tanpa Aplikasi Tambahan
3. Agensi Manajemen Media Sosial
Menurut Statista, manajemen media sosial merupakan keterampilan yang banyak dibutuhkan pada tahun 2025, terutama karena lebih dari separuh populasi dunia menggunakan media sosial.
Popularitas media sosial ini bisa Anda manfaatkan, terutama jika memiliki jiwa kreatif untuk menyusun konten media sosial populer seperti Instagram.
Anda bisa membantu para kreator konten untuk menyusun ide konten, menjadwalkan postingan, memantau respons pengikut, bahkan mencarikan klien yang bersedia membayar untuk beriklan.
Alat AI yang bisa digunakan untuk tugas ini termasuk Jasper, dengan biaya berlangganan mulai dari US$39 per bulan.
Tonton: Hati-Hati, Tak Lapor Aset Kripto Bisa Kena Sanksi Pajak 30%
Selanjutnya: ICSA Tekankan Pentingnya ESG Berkelanjutan Terhadap Perusahaan
Menarik Dibaca: Kenali Gejala Asam Lambung Naik ke Kepala dan Cara Mengatasinya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News