Penulis: Bimo Kresnomurti
KONTAN.CO.ID - Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki berbagai layanan perbankan digital termasuk BRI Virtual Debit Card. Layanan tersebut memudahkan nasabah melakukan transaksi tanpa harus selalu menggunakan kartu debit fisik.
BRI Virtual Debit Card pada dasarnya merupakan kartu debit dalam bentuk virtual yang dapat digunakan untuk transaksi online.
Kehadiran kartu ini dapat menjadi alternatif bagi nasabah yang membutuhkan informasi kartu untuk pembayaran digital tanpa perlu menggunakan kartu debit fisik.
Baca Juga: Bybit Siapkan Fitur AI hingga Debit Card Kripto untuk Garap Pasar Indonesia
Apa Itu BRI Virtual Debit Card?
BRI Virtual Debit Card adalah kartu debit virtual BRI yang digunakan untuk melakukan transaksi secara online. Kartu ini memiliki informasi kartu seperti nomor kartu, masa berlaku, dan kode keamanan yang diperlukan pada transaksi tertentu.
Berbeda dengan kartu debit fisik yang berbentuk kartu plastik, Virtual Debit Card dapat diakses secara digital melalui layanan perbankan BRI yang menyediakan fitur tersebut.
Kartu virtual ini terutama berguna ketika nasabah ingin melakukan pembayaran pada merchant online yang menerima pembayaran menggunakan kartu debit atau kartu dengan jaringan yang didukung.
Baca Juga: Ini Solusi BRI Kurangi Macet di Antrean Pintu Tol
BRI Virtual Debit Card untuk Apa?
Melansir laman BRI, ada beberapa kegunaan utama BRI Virtual Debit Card, antara lain:
1. Membayar Belanja Online
Virtual Debit Card dapat digunakan untuk pembayaran di merchant online yang menerima pembayaran dengan kartu. Nasabah tidak perlu memasukkan nomor kartu debit fisik apabila transaksi dilakukan menggunakan kartu virtual.
Misalnya, ketika berbelanja di situs atau aplikasi yang menyediakan pilihan pembayaran menggunakan kartu, informasi BRI Virtual Debit Card dapat digunakan sesuai ketentuan transaksi.
2. Membayar Langganan Digital
Kartu virtual juga dapat digunakan untuk pembayaran layanan digital yang menerima kartu sebagai metode pembayaran.
Contohnya dapat mencakup layanan streaming, aplikasi, software, game, maupun layanan digital lainnya, selama merchant tersebut menerima jenis kartu dan transaksi dari BRI.
Namun, tidak semua layanan digital otomatis dapat menggunakan kartu virtual. Keberhasilan transaksi bergantung pada jenis kartu, merchant, dan ketentuan transaksi yang berlaku.
Baca Juga: Panduan Ajukan KKI BRI secara Online: Syarat, Potensi Limit, dan Biayanya
3. Alternatif untuk Transaksi Online
Salah satu manfaat utama kartu virtual adalah memberikan pilihan lain bagi nasabah ketika melakukan transaksi online.
Nasabah tidak perlu selalu memasukkan detail kartu fisik yang digunakan sehari-hari. Penggunaan kartu virtual juga dapat membantu memisahkan kebutuhan transaksi online dari penggunaan kartu debit fisik.
4. Mendukung Transaksi Digital
Perkembangan transaksi digital membuat kebutuhan terhadap metode pembayaran yang praktis semakin meningkat. BRI Virtual Debit Card menjadi salah satu fasilitas yang dapat digunakan nasabah untuk kebutuhan pembayaran berbasis kartu secara digital.
Baca Juga: Kartu Kredit BRI Beri Diskon Rp5 Juta untuk PO Samsung Foldable 8
Apa Bedanya BRI Virtual Debit Card dengan Kartu Debit BRI Biasa?
Perbedaan utamanya terletak pada bentuk dan penggunaannya.
| Fitur | BRI Virtual Debit Card | Kartu Debit BRI Fisik |
|---|---|---|
| Bentuk | Virtual/digital | Kartu fisik |
| Transaksi online | Dapat digunakan sesuai dukungan merchant | Dapat digunakan sesuai jaringan dan fitur kartu |
| Transaksi di ATM | Tidak untuk kartu virtual | Ya |
| Pembayaran di mesin EDC | Tidak menggunakan kartu fisik | Ya |
| Akses | Melalui layanan digital BRI | Menggunakan kartu fisik |
| Nomor kartu | Digital | Tercetak pada kartu |
Dengan demikian, BRI Virtual Debit Card lebih ditujukan untuk kebutuhan transaksi digital atau online, sedangkan kartu debit fisik memiliki fungsi yang lebih luas, termasuk tarik tunai melalui ATM dan transaksi di mesin EDC.
Baca Juga: Aktivasi eSIM by.U: Ini Cara Praktis Dapatkan Nomor Tanpa Kartu Fisik!
Apakah BRI Virtual Debit Card Aman?
Penggunaan kartu virtual tetap perlu memperhatikan keamanan. Nasabah sebaiknya tidak membagikan nomor kartu, masa berlaku, CVV/CVC, PIN, OTP, maupun informasi keamanan lainnya kepada orang lain.
Nasabah juga sebaiknya memastikan transaksi dilakukan pada situs atau aplikasi yang terpercaya. Jika menerima pesan yang meminta informasi kartu dengan alasan verifikasi atau pembatalan transaksi, jangan langsung memberikan data tersebut.
Selain itu, periksa kembali nominal dan merchant sebelum mengonfirmasi pembayaran.
Tonton: The Fed Mau Naikkan Bunga? Pasar Mulai Bertaruh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














