Penulis: Bimo Kresnomurti
KONTAN.CO.ID - Intip cara investasi Bitcoin yang aman saat tren penurunan masih berlanjut. Harga Bitcoin baru-baru kembali membuat penurunan ke titik terendah, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan spekulan.
Bagi pemula, langkah ini bisa menjadi momentum untuk mempelajari pasar dan aset krip lebih mendalam.
Pasalnya, harga Bitcoin per 28 Februari 2025 pukul 11.10 tercatat telah turun 18,6% dalam 1 minggu.
Baca Juga: Bitcoin Runtuh di Bawah US$80.000! Investor Panik, akankah Jatuh Lebih Dalam?
Kini, 1 Bitcoin dihargai $79.845,24 atau setara Rp1.323.634.466,10 dengan turun 6% dalam 24 jam. Lalu, apa saja yang menjadi penyebab harga Bitcoin turun hingga titik terendah dari 1 bulan lalu?
Mengutip dari laman Cryptobriefing, penurunan ini disebabkan oleh kombinasi faktor, termasuk tekanan regulasi yang semakin ketat di berbagai negara, sentimen pasar yang memburuk, serta ketidakpastian ekonomi global.
Volatilitas harga yang signifikan ini kembali mengingatkan bahwa aset kripto seperti Bitcoin rentan terhadap fluktuasi tajam.
Baca Juga: Robert Kiyosaki: Bitcoin sedang Diobral, Saya Beli
Meski demikian, sebagian investor jangka panjang melihat ini sebagai kesempatan untuk membeli di harga rendah, mengingat Bitcoin telah beberapa kali pulih setelah mengalami koreksi besar sebelumnya.
Bagi Anda yang ingin memulai investasi Bitcoin saat ini bisa mengikuti panduan dengan aman.Pastikan untuk memilih platform jual beli aset krip resmi yang diawasi oleh BAPPEBTI atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.
Simak panduan dalam memulai investasi Bitcoin atau koin lain berikut ini.
Baca Juga: 6 Pendapatan Pasif Terbaik di Tahun 2025 ala Robert Kiyosaki, Bitcoin Tak Termasuk
Cara memulai investasi Bitcoin
Untuk memulai investasi Bitcoin melalui aplikasi resmi yang diawasi oleh BAPPEBTI, langkah-langkah berikut bisa diikuti:
1. Pilih Platform Terdaftar di BAPPEBTI
Pilih aplikasi atau platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh BAPPEBTI untuk memastikan legalitas dan keamanan transaksi.
2. Unduh dan Instal Aplikasi
Unduh aplikasi dari Google Play Store atau Apple App Store sesuai dengan platform yang dipilih. Pastikan aplikasi tersebut berasal dari sumber resmi perusahaan yang terdaftar di BAPPEBTI.
3. Buat Akun
Daftarkan akun di aplikasi dengan memasukkan data seperti email, nomor telepon, dan kata sandi. Lakukan verifikasi identitas dengan mengunggah KTP dan selfie dengan KTP.
4. Deposit Dana
Setelah akun terverifikasi, lakukan deposit dalam bentuk rupiah melalui transfer bank atau metode pembayaran lain yang tersedia di platform.
5. Beli Bitcoin
Ketika saldo sudah masuk, pilih Bitcoin dari daftar aset di aplikasi dan tentukan jumlah yang ingin dibeli. Lakukan pembelian sesuai harga pasar saat itu.
6. Amankan Akun
Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA) untuk meningkatkan keamanan akun. Jaga kerahasiaan informasi login dan jangan bagikan kepada siapa pun.
7. Pantau dan Tarik Dana
Pantau pergerakan harga Bitcoin di aplikasi. Jika ingin menjual, lakukan penjualan dan tarik hasilnya ke rekening bank yang sudah terdaftar.
Baca Juga: Bitcoin Masih bisa Anjlok! Trader Ramalkan Titik Terendah di US$70.000, Ini Sebabnya
Tips Investasi Bitcoin dengan Aman
Nah, agar investasi Anda aman pastikan memahami dasar-dasar berikut ini.
1. Pelajari Dasar-Dasar Bitcoin
Sebelum berinvestasi, penting untuk memahami apa itu Bitcoin, bagaimana teknologi blockchain bekerja, serta risiko dan keuntungan yang terlibat
2. Mulai dengan Jumlah Kecil
Pasar Bitcoin bisa sangat fluktuatif, jadi tidak bijaksana untuk menginvestasikan uang yang Anda perlukan dalam jangka pendek.
3. Gunakan Platform yang Terpercaya
Pilih platform atau bursa cryptocurrency yang telah mendapatkan izin dari otoritas keuangan di negara Anda, seperti Bappebti di Indonesia. Platform yang teregulasi lebih aman karena diawasi oleh pemerintah dan memiliki standar keamanan yang lebih tinggi.
4. Simpan Bitcoin di Dompet yang Aman
Setelah membeli Bitcoin, simpanlah di dompet yang aman. Dompet perangkat keras (hardware wallet) adalah pilihan yang paling aman karena mereka tidak terhubung ke internet, sehingga lebih sulit diretas dibandingkan dompet online.
Baca Juga: Bitcoin Longsor di Bawah US$90.000! Bahaya Buy the Dip, Tren Bearish Masih Mengintai
5. Aktifkan Verifikasi Dua Faktor (2FA)
Untuk meningkatkan keamanan akun di bursa kripto atau dompet digital Anda, pastikan untuk mengaktifkan verifikasi dua faktor (2FA). Ini menambahkan lapisan keamanan ekstra setiap kali Anda ingin mengakses akun.
6. Hindari Phishing dan Scam
Selalu waspada terhadap upaya phishing dan penipuan. Jangan pernah membagikan kunci pribadi (private key) atau informasi sensitif terkait dompet Anda kepada siapa pun. Selalu pastikan Anda mengunjungi situs resmi bursa atau dompet sebelum memasukkan informasi login.
7. Gunakan Strategi Investasi yang Bijak
Pelajari beberapa strategi investasi dengan profesional terkait metode berikut seperti Dollar-Cost Averaging (DCA) dan HODL (Hold On for Dear Life). Anda bisa melihat analisis pada channel YouTube atau sarana belajar lainnya.
Itulah panduan mudah untuk cara memulai investasi Bitcoin yang aman bagi pemula.
Tonton: Lonceng Peringatan Robert Kiyosaki: Singgung Tarif Trump dan Kejatuhan Bitcoin
Selanjutnya: Promo JSM Hypermart 28 Februari-5 Maret 2025, Beli 1 Gratis 1 Nugget-Es Krim
Menarik Dibaca: Promo JSM Hypermart 28 Februari-5 Maret 2025, Beli 1 Gratis 1 Nugget-Es Krim
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News