kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Emas Digital Gagal Bayar di China: Investor RI Wajib Waspada Risiko Ini!


Rabu, 04 Februari 2026 / 06:18 WIB
Emas Digital Gagal Bayar di China: Investor RI Wajib Waspada Risiko Ini!
ILUSTRASI. Platform emas digital di China gagal bayar, picu kekhawatiran. Membeli emas fisik bersertifikat bisa jadi solusi. Ketahui tips aman berinvestasi! (ANTARAFOTO/Adiwinata Solihin)

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Warganet di media sosial X ramai membahas risiko investasi emas digital. Perbincangan ini mencuat setelah muncul kabar perusahaan emas digital di China mengalami gagal bayar, sehingga banyak nasabah terancam tidak bisa menarik dana mereka.

Dikutip dari The Standard, sejumlah nasabah mengeklaim platform milik perusahaan tersebut membatasi penarikan harian hanya sebesar 500 yuan dan 1 gram emas sejak 26 Januari 2026.

Bahkan, sebagian nasabah disebut sudah tidak dapat menarik dananya sejak 20 Januari.

Kabar ini mengejutkan dunia investasi, terutama di tengah tren harga emas yang terus meroket. Selama ini, emas kerap dijadikan instrumen investasi karena nilainya cenderung naik seiring inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Lantas, bagaimana cara berinvestasi emas agar tetap aman dan menguntungkan?

Cara investasi emas yang aman

Perencana keuangan Andi Nugroho menjelaskan, emas masih menjadi pilihan investasi favorit karena sifatnya yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat.

“Emas lebih familiar bagi banyak orang. Proses membelinya mudah dan menjualnya juga gampang. Karena itu, emas termasuk instrumen yang likuid,” ujar Andi saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/2/2026).

Baca Juga: Panduan dan Syarat Buka RDN BCA untuk Rekening Saham Cuma Modal HP

Menurutnya, emas lebih cocok dijadikan investasi jangka menengah hingga panjang. Pasalnya, terdapat selisih antara harga beli dan harga jual (spread) yang bisa memengaruhi keuntungan investor.

Meski demikian, investasi emas juga memiliki risiko. Emas fisik, misalnya, berukuran kecil sehingga rawan hilang atau menjadi sasaran tindak kriminal.

Sementara itu, emas digital memiliki risiko berbeda. Karena fisik emas belum berada di tangan investor, potensi kerugian muncul jika penyedia layanan mengalami gagal bayar atau bahkan menutup platformnya secara tiba-tiba.

“Emas digital karena fisik barangnya belum berada di tangan kita memiliki risiko hilang, misalnya akibat penyedia layanan emas digital kabur atau menutup aplikasinya dan tidak bisa dilacak lagi,” kata Andi.

Baca Juga: Turun Rp 183.000 Per Gram! Catat Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Selasa (3/2)

Untuk meminimalkan risiko, Andi membagikan sejumlah tips berinvestasi emas yang aman dan menguntungkan, yakni:

  • Membeli emas fisik yang bersertifikat, ataupun emas digital dari aplikasi yang terpercaya
  • Jika memilih emas fisik, pilihlah emas batangan bukan perhiasan
  • Lakukan investasi emas dengan cara membelinya sedikit demi sedikit
  • Untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, emas sebaiknya diinvestasikan untuk jangka menengah atau panjang, yakni minimal 3 tahun sebelum dijual kembali
  • Bila ingin berinvestasi dalam jangka pendek, pastikan ketika menjual emas harga buyback-nya sudah lebih tinggi dibandingkan harga ketika kita beli dahulu
  • Ketika menjual emas sebaiknya di gerai resmi seperti gerai antam ataupun toko emas yang bonafid.

Hal yang perlu diperhatikan saat berinvestasi emas

Menurut Andi, ada empat hal yang perlu diperhatikan sebelum seseorang memutuskan untuk berinvestasi emas, yaitu:

1. Perhatikan periode investasi
Emas adalah produk investasi yang idealnya digunakan untuk jangka panjang, minimal 3 tahun. Namun dengan kondisi harga emas yang terus naik seperti beberapa tahun belakangan, Andi berpendapat, ada potensi emas memberikan cuan dalam waktu lebih cepat.

2. Selisih harga jual dan beli
Investor perlu memahami bahwa dalam investasi emas ada harga jual dan beli yang selisihnya sekitar 10 persen.

"Jadi ketika menjualnya kembali, pastikan harga buybacknya sudah lebih tinggi dari harga kita beli dulu," kata Andi.

Tonton: Harga Emas Anjlok Hari ini (03 Februari 2026)

3. Harga emas lebih murah untuk gramasi besar
Perlu diketahui bahwa harga emas akan lebih murah bila kita membeli dalam ukuran lebih berat sekaligus. Namun jika hanya memiliki dana terbatas, investor bisa membelinya sedikit demi sedikit untuk terus diakumulasi secara berkala.

4. Beli dalam ukuran kecil
Membeli emas dalam ukuran kecil juga lebih menguntungkan karena lebih mudah dijual kembali.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Warganet Soroti Risiko Emas Digital, Pakar Bagikan 6 Tips Investasi Aman dan Menguntungkan"

Selanjutnya: Nasib Reksadana Saham: Minus Awal Tahun, Bakal Untung 10%?

Menarik Dibaca: Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Rabu 4 Februari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

×