Sumber: CNBC,Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Harga emas dan perak kembali melonjak ke level tertinggi baru, hanya beberapa hari setelah memecahkan rekor sebelumnya. Kenaikan ini terjadi ketika investor ramai-ramai memburu aset aman di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global yang semakin bergejolak.
Lonjakan harga emas dan perak ke rekor tertinggi baru terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump semakin gencar mendorong rencana pengambilalihan Greenland. Langkah tersebut memicu kekhawatiran akan pecahnya perang dagang yang merugikan antara Amerika Serikat dan Eropa.
Mengutip Bloomberg, pada Senin (19/1/2026), harga emas spot sempat naik hingga 2,1% mendekati US$ 4.700 per ons troi. Sementara itu, harga perak melesat hingga 4,4%.
Agresivitas Trump menekan nilai dolar AS dan mendorong investor memburu aset lindung nilai seperti emas dan perak. Pemerintah AS berencana mengenakan tarif terhadap delapan negara Eropa, termasuk Prancis, Jerman, dan Inggris, yang menentang rencana akuisisi Greenland tersebut.
Kekhawatiran terhadap dampak lanjutan dari upaya Trump mencaplok Greenland menambah tenaga baru bagi reli emas yang sudah mencetak rekor. Dalam 12 bulan terakhir, harga emas telah melonjak sekitar 70%. Investor dalam beberapa pekan terakhir semakin agresif masuk ke pasar emas seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan kembali munculnya serangan terhadap independensi Federal Reserve.
Baca Juga: Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Selasa (20/1) Produk UBS, GALERI 24
Tarif impor AS sebesar 10% dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari dan akan dinaikkan menjadi 25% pada Juni mendatang. Para pemimpin Eropa kini membahas sejumlah opsi balasan, termasuk kemungkinan penerapan tarif balasan atas barang-barang AS senilai €93 miliar atau sekitar US$108 miliar, menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut.
“Kami terus menghadapi provokasi baru dan sikap antagonis yang terus-menerus dicari Presiden Trump. Di titik ini, kami di Eropa harus menegaskan bahwa batasnya sudah tercapai,” kata Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil, Senin, di Berlin.
Melansir CNBC, George Cheveley, manajer portofolio sumber daya alam di Ninety One, dalam laporan prospek sektor 2026 yang dirilis Senin menjelaskan, reli harga emas memang sangat kuat, tetapi tetap didukung oleh fundamental yang masih solid.
"Dengan suku bunga riil yang berpotensi turun dan bank sentral yang terus mendiversifikasi cadangan devisanya, kami melihat peluang emas untuk bertahan atau bergerak naik lebih besar dibandingkan risiko koreksi tajam,” ujarnya.
Menurut laporan tersebut, pada level harga saat ini, margin diperkirakan bisa mencapai empat hingga lima kali lipat dibandingkan tahun 2024.
Baca Juga: IHSG Rekor Baru, Tapi Rupiah Makin Dekat Rp17.000: Apa Biang Keroknya?
Perak mengekor emas
Perak ikut mengikuti reli emas dan dinilai mampu bertahan di harga tinggi. Kontrak berjangka perak AS untuk pengiriman Maret menembus rekor US$ 93,035 per ons dan terakhir tercatat naik 5,06% ke US$ 93,02 per ons. Harga perak spot juga menguat 3,55% menjadi US$ 93,16 per ons.
Emas dan perak biasanya tampil kuat di tengah ketidakpastian global, ketika aset berisiko seperti saham mulai ditinggalkan investor.
Kebijakan tarif terkait Greenland ini menyusul langkah AS yang menangkap Presiden Venezuela pada 3 Januari dan mengambil alih industri minyak negara tersebut. Trump juga sempat melontarkan ancaman serangan militer terhadap Iran di tengah pengetatan pemerintah terhadap aksi protes warga, meski ancaman itu kemudian mereda pekan lalu.
Negara-negara Eropa dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah balasan, termasuk penerapan tarif dan kebijakan ekonomi tandingan lainnya.
Tonton: Jerman Ancam Boikot Piala Dunia 2026 jika AS Caplok Greenland
Pasar juga diguncang oleh penyelidikan pidana Departemen Kehakiman AS terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Langkah ini menambah kekhawatiran investor soal dampak jangka panjang tekanan Trump terhadap bank sentral agar menurunkan suku bunga.
Di sisi lain, konflik di Ukraina masih berlanjut, sementara proses pemulihan dan stabilisasi di Gaza diperkirakan memakan waktu bertahun-tahun.
Selanjutnya: Serial 18+: Adegan Vulgar Dominasi Cerita Populer Ini, Termasuk Euphoria
Menarik Dibaca: Serial 18+: Adegan Vulgar Dominasi Cerita Populer Ini, Termasuk Euphoria
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
