Penulis: Bimo Kresnomurti
KONTAN.CO.ID - Simak syarat menjadi nasabah BNI Private terkini. BNI Private merupakan segmen layanan private banking tertinggi dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang dirancang khusus bagi nasabah high-net-worth individuals (HNWI) atau individu dengan kekayaan besar.
Mengusung semangat "Beyond Wealth", BNI Private tidak hanya berfokus pada pengelolaan aset, tetapi juga membantu nasabah mewujudkan tujuan keuangan yang lebih bermakna, termasuk impact investing, legacy building, serta kontribusi terhadap dampak sosial dan lingkungan.
Layanan ini menawarkan pendekatan yang sangat personal, advisory strategis, serta akses eksklusif ke berbagai produk perbankan, investasi, dan asuransi premium.
Baca Juga: Masa Depan Keuangan Anak Cerah: Panduan Lengkap Buka BNI Taplus Anak
BNI Private merupakan bagian dari ekosistem BNI Emerald, yaitu layanan prioritas BNI dengan tingkatan berdasarkan jumlah Asset Under Management (AUM).
Nasabah dengan AUM tertinggi memperoleh privilege paling eksklusif melalui segmen Private Banking.
Pada tahun 2026, BNI Private semakin dikenal sebagai pilihan utama bagi pengusaha, profesional sukses, dan keluarga mapan di Indonesia yang membutuhkan layanan wealth management yang holistik, personal, dan berbasis nilai jangka panjang.
Baca Juga: Cara Bayar UKT UNJ 2026: Cek Kode Bank Mandiri hingga BNI
Syarat Minimal Aset (Minimum AUM) untuk Menjadi Nasabah BNI Private
Berdasarkan informasi resmi BNI, syarat utama untuk menjadi nasabah BNI Private adalah memiliki total Asset Under Management (AUM) minimal Rp 15 miliar, atau setara sekitar USD 950.000 hingga USD 1 juta, tergantung kurs yang berlaku.
AUM tersebut dapat berasal dari berbagai produk keuangan, antara lain:
- Produk perbankan: tabungan, giro, dan deposito.
- Produk investasi: reksa dana, obligasi, saham, dan instrumen investasi lainnya.
- Produk asuransi: bancassurance atau unit link.
Seluruh aset harus atas nama perorangan, meskipun dalam beberapa kasus dapat menggunakan skema family grouping. Namun demikian, minimal AUM tetap harus mencapai Rp 15 miliar per individu.
Untuk mempertahankan status sebagai nasabah BNI Private, AUM akhir bulan harus tetap minimal Rp 15 miliar.
Baca Juga: Kartu Debit BNI Hilang? Ini Biaya Ganti dan Risiko saat Telat Mengurus
Bagaimana saat di bawah batas?
Jika nilai AUM turun di bawah batas tersebut, misalnya hingga Rp 1 miliar atau lebih rendah, nasabah dapat dikenai biaya pengelolaan bulanan sekitar Rp 250.000 hingga Rp 300.000 per bulan, serta berpotensi mengalami penurunan status (downgrade) ke segmen Emerald Priority atau Personal Banking.
Struktur tingkatan layanan BNI Emerald adalah sebagai berikut:
- Personal Banking: AUM Rp 500 juta hingga Rp 5 miliar.
- Priority Banking: AUM Rp 5 miliar hingga Rp 15 miliar.
- Private Banking: AUM minimal Rp 15 miliar.
Jika AUM belum mencapai Rp 15 miliar, calon nasabah dapat memulai dari segmen Emerald terlebih dahulu, kemudian meningkatkan status seiring pertumbuhan aset yang dimiliki.
Baca Juga: Panduan Lengkap Beli Pulsa via Wondr by BNI
Keunggulan dan Benefit BNI Private
Nasabah BNI Private memperoleh berbagai layanan dan fasilitas eksklusif, antara lain:
- Relationship Manager (RM) khusus yang memberikan layanan personal dan profesional.
- Akses prioritas ke produk investasi premium, wealth planning, estate planning, dan impact investing.
- Kartu Debit BNI Private Mastercard dengan limit tinggi, termasuk tarik tunai hingga Rp 15 juta per hari dan limit transaksi belanja hingga Rp 750 juta per hari.
- Privilege lifestyle seperti layanan airport limousine, akses lounge eksklusif, undangan event privat, serta kerja sama dengan berbagai brand premium.
- Layanan beyond banking, termasuk konsultasi filantropi, perencanaan warisan (legacy planning), dan solusi pengelolaan kekayaan jangka panjang.
- Undangan ke berbagai acara eksklusif, seperti private dinner, networking event, dan gathering khusus komunitas nasabah premium.
Baca Juga: Panduan Lengkap Buka Blokir Akun Wondr by BNI lewat CRM
Cara Daftar Menjadi Nasabah BNI Private
Proses pendaftaran BNI Private bersifat lebih personal dan tidak sepenuhnya dilakukan secara online seperti pembukaan rekening biasa. Berikut langkah-langkahnya:
1. Pastikan memenuhi syarat AUM
Calon nasabah harus menyiapkan dana minimal Rp 15 miliar yang siap ditempatkan di BNI, baik berupa fresh fund dari bank lain maupun transfer aset yang sudah dimiliki.
2. Hubungi BNI atau kunjungi cabang khusus
Nasabah dapat mengunjungi Kantor Cabang BNI yang menyediakan layanan Emerald atau Private Banking, biasanya berada di cabang utama atau cabang premium di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan lainnya.
Alternatif lain, nasabah dapat menghubungi BNI Call Center di 1500046 atau melalui email resmi untuk menjadwalkan pertemuan dengan Relationship Manager.
Bagi nasabah existing, proses awal juga dapat dilakukan melalui aplikasi wondr by BNI, meskipun konsultasi langsung tetap diperlukan.
Baca Juga: Suku Bunga Deposito Valas BNI: Panduan Lengkap Syarat Setoran & Ketentuan
3. Proses verifikasi dan konsultasi
Relationship Manager akan melakukan verifikasi identitas dan dokumen, seperti KTP, NPWP, atau KITAS bagi nasabah asing. Selain itu, akan dilakukan diskusi mengenai profil risiko, tujuan keuangan, serta rekomendasi produk yang sesuai. Nasabah juga perlu mengisi formulir aplikasi keanggotaan BNI Private.
4. Penempatan dana dan aktivasi layanan
Nasabah akan diminta menempatkan dana sesuai syarat minimal AUM, membuka rekening khusus Private Banking, serta mengaktifkan kartu debit atau kredit premium dan layanan terkait.
Setelah proses selesai, nasabah akan mendapatkan Relationship Manager khusus dan akses penuh ke seluruh fasilitas BNI Private. Proses ini umumnya memerlukan waktu sekitar 1 hingga 2 minggu, tergantung kelengkapan dokumen dan proses verifikasi.
Nasabah existing BNI Emerald dapat lebih mudah melakukan upgrade ke BNI Private dengan meningkatkan nilai AUM sesuai persyaratan. Disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Relationship Manager guna memahami struktur biaya, manfaat, serta strategi pengelolaan aset yang optimal.
Tonton: Menkeu Siapkan Rp 55 Triliun Buat THR Lebaran ASN, TNI, dan Polri. Kapan Cair?
Selanjutnya: Momen Imlek dan Ramadan, Simak Strategi Investasi Sesuai Profil Investor
Menarik Dibaca: Rumah Terlihat Murahan karena Tanaman Palsu? Ini Kata Ahli Desainer Interior
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)