kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Kekayaan Bersih: Terbaru, Ini Batas Jadi Orang Kaya 2026


Selasa, 03 Maret 2026 / 03:00 WIB
Kekayaan Bersih: Terbaru, Ini Batas Jadi Orang Kaya 2026

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Tolak ukur kekayaan untuk menjadi kelompok kelas atas alias orang kaya terus berubah. Demikian dengan tahun 2026, standar kekayaan kelas atas mendapatkan pembaruan baru.

Mengutip website Go Banking Rates, CPA dan penasihat keuangan Kevin Marshall menyebut, ambang batas kekayaan kelas atas berada di kisaran US$ 2 juta hingga US$ 5 juta.

Angka ini merujuk pada total kekayaan bersih atau net worth, yakni seluruh aset dikurangi utang.

"Jumlah pastinya berbeda-beda tergantung di mana Anda tinggal," ujarnya.

Menurutnya, lokasi menjadi faktor penting yang menentukan patokan kekayaan seseorang.

Dengan biaya hidup tinggi, standar kekayaan masyarakat perkotaan cenderung berada di kisaran atas mendekati US$ 5 juta.

Sementara di daerah dengan biaya hidup lebih rendah, angka sekitar US$ 2 juta sudah bisa dikategorikan sebagai kelas atas.

Meski demikian, Marshall menilai kekayaan bersih hanyalah gambaran sesaat. Yang membedakan seseorang benar-benar mapan secara finansial adalah kebiasaan dalam mengelola uang.

Baca Juga: Kurs Transaksi BI Senin, 2 Maret 2026: Cek Nilai Rupiah ke Yen Jepang hingga Dolar AS

Misalnya dengan berinvestasi ke reksa dana, real estate, ekuitas bisnis, dan aset lainnya yang dapat menumbuhkan kekayaan.

"Investasi biasanya menjadi tulang punggung. Tapi bukan jenis investasi 'lempar uang ke saham yang sedang naik daun', tetapi pendekatan yang stabil dan terdiversifikasi yang membangun pertumbuhan sekaligus menghasilkan pendapatan pasif," jelasnya.

Selain investasi, kalangan atas juga menyisihkan pendapatannya untuk dana darurat dan dana peluang.

Dana peluang dibutuhkan agar mereka mampu bertindak cepat ketika ada peluang investasi yang bagus.

Sementara itu, menurut CEO REAP Financial Chris Heerlein, ciri utama seseorang mulai masuk kelas atas bukanlah seberapa cepat ia memperbesar kekayaan, melainkan seberapa stabil kondisi keuangannya.

Chris mengatakan, kelompok kelas atas umumnya sudah memiliki arus kas yang terprediksi.

Mereka mengetahui sumber pendapatan dalam jangka panjang, memahami besaran pengeluaran tetap, serta siap menghadapi situasi darurat tanpa harus mengubah gaya hidup atau mengorbankan rencana jangka panjang.

Tonton: Iran Apresiasi Dukungan RI, Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik AS–Israel

"Kedengarannya sederhana, bahkan membosankan, tetapi dibutuhkan perencanaan yang luar biasa untuk mencapai titik di mana kehidupan finansial Anda cukup tenang sehingga kejutan tidak akan mengacaukan segalanya," sebutnya.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Mau Masuk Kelompok Orang Kaya 2026? Siapkan Kekayaan Sebesar Ini"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

×