kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

OJK Tegaskan Bunga Fintech 0,4% per Hari Untuk Jangka Pendek


Selasa, 27 September 2022 / 20:36 WIB
ILUSTRASI. Untuk pinjaman produktif, kebanyakan fintech P2P lending mengenakan bunga 12%-24% per tahun.

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan maksimal bunga pinjaman untuk fintech peer to peer (P2P) lending sebesar 0,4% per hari hanya untuk pinjaman jangka pendek dan konsumtif.

Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Ogi Prastomiyono menyebutkan bahwa hal tersebut sesuai dengan yang selama ini ditetapkan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

“Tidak ada pinjaman multiguna/konsumtif dengan tenor panjang, misalnya 1 tahun, yang kemudian dikenakan bunga 0,4% per hari atau 146% per tahun,” ujar Ogi dalam keterangan resminya, Selasa (27/9).

Baca Juga: Harap Waspada Pinjol Ilegal, Korbannya Bakal Diteror dengan Cara Ini

Ogi menambahkan, hal tersebut juga sudah sesuai dengan hasil riset OJK tahun 2021 yang menghasilkan bunga ideal maksimum sebesar 0,3%-0,46% per hari, sudah termasuk biaya-biaya. 

Sementara itu, untuk pinjaman produktif yang sifatnya lebih jangka panjang, kebanyakan fintech P2P lending mengenakan bunga sekitar 12%-24% per tahun. Itu pun tergantung tingkat risiko dari para peminjam.

Baca Juga: Ada 15 Fintech Yang Masih Bermodal Cekak

“Untuk mendukung penetapan manfaat ekonomi (termasuk salah satunya bunga) yang bersifat indikatif, saat ini sedang dilakukan kajian komprehensif dan pembahasan dengan asosiasi,” imbuhnya.

Ogi pun berharap kajian dan pembahasan tersebut akan menghasilkan ketentuan yang menyeimbangkan kepentingan lender maupun borrower, sehingga dapat menjaga industri fintech lending yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×