kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Resmi! QRIS Kini Bisa Digunakan di Korea Selatan, Tak Perlu Repot Tukar Uang


Sabtu, 04 April 2026 / 07:11 WIB
Resmi! QRIS Kini Bisa Digunakan di Korea Selatan, Tak Perlu Repot Tukar Uang
ILUSTRASI. Kini transaksi di Korea Selatan cukup pakai QRIS tanpa repot tukar uang. (DOK/BRI)

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan. Melalui kerja sama ini, masyarakat Indonesia kini dapat melakukan transaksi di Korea Selatan menggunakan QRIS melalui aplikasi pembayaran domestik, tanpa perlu menukar valuta asing.

Transaksi dilakukan langsung dalam mata uang lokal masing-masing negara (local currency settlement), sehingga dinilai lebih efisien, praktis, serta berbiaya rendah.

Melansir Infopublik.id, peluncuran ini menjadi bagian dari Joint Vision Statement (JVS) antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, yang ditandatangani di Korea Selatan pada hari ini (1/4/2026).

Peresmian konektivitas pembayaran QR antarnegara ini dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Deputi Gubernur Senior Bank of Korea Sangdai Ryoo, serta ditandai dengan prosesi seremonial yang berlangsung secara bersamaan di Indonesia dan Korea Selatan (1/4/2026). Momentum tersebut menandakan bahwa QR antarnegara antara kedua negara telah resmi dapat digunakan.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa peresmian ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi bersama Indonesia dan Korea Selatan untuk membangun sistem pembayaran yang terintegrasi, efisien, dan inklusif sebagai fondasi konektivitas ekonomi digital kedua negara.

“Terhubungnya pembayaran QR antarnegara tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga memperkuat UMKM, meningkatkan pariwisata, serta membuka peluang baru bagi dunia usaha, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," tutur Gubernur Perry.

Baca Juga: Cara Kirim Uang dengan Kode Tunai DANA dan Panduan Pencairannya

Sejalan dengan hal tersebut, Deputi Gubernur Bank of Korea Chang Cheong-soo menyampaikan bahwa peresmian QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan menjadi tonggak penting yang mencerminkan semakin eratnya kerja sama kedua negara, khususnya dalam penguatan ekonomi dan keuangan digital.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi yang lebih strategis guna memperkuat integrasi sistem pembayaran dan mendukung konektivitas ekonomi digital yang lebih erat antara Korea dan Indonesia," ujarnya.

Seremoni Peresmian Digelar Serentak di Jakarta dan Seoul

Prosesi peresmian di Jakarta diselenggarakan di Bank Indonesia dan dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta serta Minister & Deputy Head of Mission KBRI Korea Selatan di Indonesia, Park Soo-deok.

Sementara itu, seremoni di Seoul dilakukan di Bank of Korea dan dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman bersama Deputi Gubernur Bank of Korea Chang Cheong-soo.

Keberhasilan implementasi QRIS antarnegara Indonesia–Korea Selatan merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia, Bank of Korea, ASPI (termasuk penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran yang menjadi anggota ASPI), Korea Financial Telecommunications & Clearings Institute (KFTC), serta lembaga keuangan yang berpartisipasi.

Bank Indonesia dan Bank of Korea menegaskan komitmennya untuk memastikan sistem pembayaran lintas negara yang aman, andal, dan efisien, guna memperkuat ketahanan keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

QRIS Jadi Pendorong Utama Pembayaran Digital RI

Sejak diluncurkan, QRIS terus menjadi pendorong utama transformasi pembayaran digital sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia. Hingga Februari 2026, jumlah pengguna QRIS telah mencapai 60,77 juta pengguna.

Pemanfaatan QRIS antarnegara juga terus meningkat di berbagai negara mitra. Secara keseluruhan, frekuensi transaksi dari wisatawan asing yang bertransaksi di Indonesia (inbound) lebih tinggi dibandingkan transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri (outbound).

Tonton: BBM Terancam Naik, Dompet Siap?

Pada tahun 2025, transaksi inbound tercatat sebanyak 5.892.621 transaksi, melampaui transaksi outbound yang tercatat 1.681.112 transaksi. Kondisi ini mencerminkan manfaat positif QRIS antarnegara bagi perekonomian domestik.

Catatan Kinerja QRIS Antarnegara di Negara Mitra

Kerja sama QRIS antarnegara juga mencatat pertumbuhan signifikan di sejumlah negara:

  • Thailand (berjalan sejak Agustus 2022) mencatat 1,64 juta transaksi dengan nominal Rp656,27 miliar hingga Februari 2026.
  • Malaysia (dimulai Mei 2023) mencatat 10,66 juta transaksi dengan nominal Rp2,75 triliun.
  • Singapura (diluncurkan November 2023) mencatat 554.510 transaksi dengan nominal Rp179,28 miliar.
  • Jepang (dimulai Agustus 2025) mencatat 5.088 transaksi dengan nominal Rp428,80 juta.

Dengan konektivitas terbaru bersama Korea Selatan, BI menegaskan bahwa penguatan ekosistem pembayaran lintas negara akan terus diperluas sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi digital nasional dan mendorong daya saing Indonesia di tingkat global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×