Penulis: Bimo Kresnomurti
KONTAN.CO.ID - Panduan simak cara memindahkan saldo kartu e-money ke kartu lainnya. Kartu e-money yang tidak terbaca seringkali membuat khawatir, apalagi jika saldo di dalamnya masih cukup besar. Namun, kondisi ini sebenarnya masih bisa ditangani.
Selama kartu dapat diidentifikasi dan riwayat transaksinya jelas, pihak bank biasanya tetap bisa membantu proses pengembalian saldo.
Berikut penjelasan yang lebih runtut agar mudah dipahami.
Baca Juga: Kapan Pegadaian Buka Pasca Lebaran? Ini Jadwal dan Outlet yang Tetap Buka
Penyebab Kartu e-Money Tidak Terbaca
Ada beberapa faktor yang membuat kartu tidak bisa terdeteksi saat ditempelkan (tap), di antaranya:
- Chip kartu rusak karena sering tertekuk atau tertekan
- Permukaan kartu tergores atau aus
- Terpapar panas atau medan magnet
- Usia kartu yang sudah lama digunakan.
Sebelum menyimpulkan kartu rusak, sebaiknya coba dulu di beberapa mesin berbeda seperti gerbang tol atau mesin EDC di minimarket untuk memastikan masalah bukan pada alat pembaca.
Baca Juga: Cara Pakai Fitur Minta Uang ShopeePay untuk Transfer THR Digital Lebaran
Langkah Awal yang Perlu Dilakukan
Jika kartu tetap tidak terbaca di berbagai tempat, langkah selanjutnya:
- Ingat atau catat perkiraan saldo terakhir
- Ingat kapan terakhir isi ulang (top up)
- Siapkan informasi nominal top up terakhir
Data ini akan sangat membantu saat proses verifikasi di bank.
Baca Juga: Ini Panduan Lengkap Berbagi THR Lebaran dengan Link DANA Kaget
Prosedur Pengajuan ke Bank
Anda bisa datang ke kantor cabang bank penerbit kartu, misalnya Bank Mandiri untuk pengguna e-Money Mandiri.
Di sana, biasanya Anda akan:
- Menyampaikan keluhan kartu tidak terbaca
- Menjawab pertanyaan petugas terkait saldo dan riwayat transaksi
- Mengisi formulir pengajuan
Petugas akan mencocokkan data Anda dengan sistem yang dimiliki.
Baca Juga: Uang Lebaran Anak Cepat Habis? Ini Tips Mengelola THR oleh Orang Tua
1. Proses Penanganan Kartu Rusak
Setelah laporan diterima:
- Kartu akan diambil oleh petugas
- Biasanya kartu akan digunting atau dimusnahkan
- Hal ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan
Tidak perlu khawatir soal kondisi kartu (retak, tertekuk, atau rusak), selama masih bisa diidentifikasi dan sesuai laporan, umumnya tetap bisa diproses.
2. Proses Refund Saldo
Jika hasil verifikasi sesuai:
- Saldo yang tersisa akan dikembalikan ke rekening Anda
- Proses ini biasanya memakan waktu beberapa hari kerja
Besarnya saldo yang dikembalikan akan disesuaikan dengan data terakhir yang tercatat di sistem bank.
Baca Juga: Gagal Transfer di e-Wallet DANA? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Hal yang Perlu Diperhatikan
Agar proses berjalan lancar:
- Jangan sengaja merusak kartu terlalu parah (misalnya sampai hancur)
- Simpan kartu dengan baik untuk menghindari kerusakan
- Segera laporkan jika kartu mulai bermasalah
Semakin jelas data yang Anda berikan, semakin besar peluang saldo bisa dikembalikan. Kartu e-money yang tidak terbaca bukan berarti saldo hilang.
Dengan melapor ke bank dan memberikan informasi transaksi yang akurat, saldo masih bisa direfund ke rekening. Jadi, apabila mengalami hal ini, segera datangi kantor cabang agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.
Tonton: RKAB Batubara 2026 Hampir 400 Juta Ton, Proses Dikebut Hingga Akhir Maret
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













