Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Mayoritas mata uang Asia bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (8/5/2026). Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terbesar di kawasan, sementara rupiah juga tercatat berada di zona merah.
Berdasarkan data Reuters pada pukul 02.06 GMT, won Korea Selatan melemah 0,54% menjadi 1.463,9 won per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di level 1.456 won.
Sementara itu, rupiah Indonesia turun 0,12% menjadi Rp17.350 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.330 per dolar AS.
Mata uang Asia lain yang juga mengalami pelemahan antara lain ringgit Malaysia yang turun 0,15%, baht Thailand melemah 0,09%, dan peso Filipina terkoreksi 0,03%.
Di sisi lain, beberapa mata uang masih mencatat penguatan tipis terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,01%, dolar Singapura menguat 0,01%, dolar Taiwan naik 0,08%, dan yuan China menguat 0,04%.
Baca Juga: Cek Detail Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Jumat (8/5) Turun Rp 1.000 Per Gram
Pergerakan Mata Uang Asia terhadap Dolar AS (Harian)
| Mata Uang | Kurs Terbaru | Perubahan Harian |
|---|---|---|
| Won Korea Selatan | 1.463,9 | -0,54% |
| Rupiah Indonesia | 17.350 | -0,12% |
| Ringgit Malaysia | 3,913 | -0,15% |
| Baht Thailand | 32,260 | -0,09% |
| Peso Filipina | 60,438 | -0,03% |
| Yen Jepang | 156,900 | +0,01% |
| Yuan China | 6,804 | +0,04% |
Secara tahunan sejak awal 2026, rupiah menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia. Rupiah tercatat turun 3,92% dibandingkan posisi akhir 2025 yang berada di level Rp16.670 per dolar AS.
Pelemahan lebih dalam hanya dialami rupee India yang turun 4,65% terhadap dolar AS sepanjang tahun berjalan.
Sementara itu, won Korea Selatan tercatat melemah 1,67% sejak awal tahun, sedangkan baht Thailand dan peso Filipina masing-masing turun 2,51% dan 2,71%.
Di tengah tekanan tersebut, beberapa mata uang justru masih menunjukkan penguatan terhadap dolar AS sepanjang 2026, seperti ringgit Malaysia yang menguat 3,65%, yuan China naik 2,70%, dan dolar Singapura menguat 1,34%.
Tonton: BI Perketat Pembelian Dolar AS Saat Rupiah Tertekan, Ini Kata Mirae Asset
Kinerja Mata Uang Asia Sepanjang 2026
| Mata Uang | Perubahan YTD 2026 |
|---|---|
| Rupee India | -4,65% |
| Rupiah Indonesia | -3,92% |
| Peso Filipina | -2,71% |
| Baht Thailand | -2,51% |
| Won Korea Selatan | -1,67% |
| Yen Jepang | -0,16% |
| Dolar Singapura | +1,34% |
| Yuan China | +2,70% |
| Ringgit Malaysia | +3,65% |
Pergerakan mata uang Asia terjadi di tengah dinamika pasar global dan penguatan dolar AS yang masih membayangi perdagangan regional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













