Penulis: Bimo Kresnomurti
KONTAN.CO.ID - Simak kurs dolar-rupiah di Bank besar pada Selasa (28/4). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 28 April 2026 masih bergerak di kisaran Rp17.000–Rp17.300 per dolar AS di pasar perbankan.
Pergerakan ini mencerminkan tekanan eksternal serta dinamika pasar global yang masih memengaruhi mata uang Garuda dalam beberapa pekan terakhir.
Mengacu pada perkembangan terbaru di sejumlah bank besar, kurs dolar AS relatif stabil di level tinggi, dengan perbedaan tipis antarbank tergantung jenis transaksi (e-rate, special rate, maupun TT counter).
Perbedaan ini umum terjadi karena masing-masing bank memiliki kebijakan margin dan biaya transaksi yang berbeda.
Baca Juga: Kurs Dolar AS BI Tembus Rp16.937 Hari Ini (13/1): Cek Semua Kurs Jual Beli
Tabel Kurs Rupiah terhadap Dolar AS (Selasa, 28 April 2026)
Berikut ini gambaran kurs dolar AS untuk TT Counter (offline) di empat bank besar nasional hari ini:
| Bank | Kurs Beli (Rp) | Kurs Jual (Rp) |
|---|---|---|
| Bank Rakyat Indonesia (BRI) | 17.040 | 17.340 |
| Bank Negara Indonesia (BNI) | 17.120 | 17.320 |
| Bank Mandiri | 17.020 | 17.320 |
| Bank Central Asia (BCA) | 17.065 | 17.365 |
Catatan: kisaran kurs disesuaikan dari update terbaru pekan berjalan dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung jenis layanan dan waktu transaksi.
Baca Juga: Kurs Dolar AS BI Tembus Rp16.964 Hari Ini (19/1): Intip Semua Kurs Jual Beli
Selain kurs perbankan, acuan resmi dari Bank Indonesia melalui kurs JISDOR juga menunjukkan rupiah berada di level sekitar Rp17.200–Rp17.300 per dolar AS pada akhir pekan terakhir April 2026.
Secara umum, nilai tukar rupiah pada 28 April 2026 masih berada dalam tekanan, tercermin dari posisi yang bertahan di atas Rp17.000 per dolar AS. Meski demikian, pergerakan antarbank relatif stabil dengan selisih yang tidak terlalu lebar.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan transaksi valuta asing, penting untuk membandingkan kurs antarbank serta memperhatikan jenis kurs yang digunakan agar mendapatkan nilai tukar yang paling optimal.
Tonton: Pentagon Buru Logam Tanah Jarang di Malaysia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












