Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Pahami perbedaan RDN BRImo dengan rekening tabungan reguler. Rekening Dana Nasabah (RDN) merupakan salah satu produk perbankan dari BRI.
Rekening ini khusus digunakan untuk menampung dana milik investor dalam kegiatan transaksi di pasar modal. Bagi nasabah yang ingin mulai membeli saham, mengetahui cara membuat RDN menjadi salah satu tahap penting sebelum melakukan transaksi investasi.
Poses pembukaan RDN dapat dilakukan secara online melalui aplikasi BRImo, sehingga calon investor tidak harus datang langsung ke kantor cabang.
Namun, pembukaan RDN berkaitan dengan pembukaan rekening efek pada perusahaan sekuritas, sehingga prosesnya biasanya melibatkan sekuritas yang dipilih investor.
Baca Juga: Mudik Gratis Ditjen Hubdat 2026 dan Cara Daftar, Siapkan 34 Kota Tujuan
Apa Itu RDN?
Melansir laman BRI, RDN adalah rekening atas nama investor yang digunakan untuk menyimpan dana yang akan digunakan dalam transaksi pasar modal. Rekening ini berbeda dengan rekening tabungan biasa karena secara khusus digunakan untuk kebutuhan transaksi investasi.
Dana yang terdapat di RDN dapat digunakan untuk membeli saham atau instrumen pasar modal lainnya sesuai layanan yang tersedia pada perusahaan sekuritas.
Untuk investor yang menggunakan BRI sebagai bank RDN, rekening tersebut dapat terhubung dengan sistem transaksi sekuritas yang digunakan.
Banyak calon investor yang masih mengira RDN BRI sama dengan rekening tabungan BRI biasa yang dapat dibuka melalui BRImo. Keduanya memang sama-sama menggunakan layanan perbankan BRI, tetapi fungsi dan penggunaannya berbeda.
Baca Juga: Syarat & Cara Daftar Umrah Mandiri Via Nusuk Umrah, Cek Perkiraan Biayanya
Perbedaan RDN dan Rekening BRI Biasa
| Aspek | RDN BRI | Rekening BRI Biasa |
|---|---|---|
| Fungsi utama | Menampung dana untuk transaksi pasar modal | Menyimpan dan mengelola uang sehari-hari |
| Kaitan dengan sekuritas | Terhubung dengan rekening efek | Tidak harus terhubung dengan sekuritas |
| Penggunaan | Beli saham, menerima hasil penjualan saham, pembayaran transaksi investasi | Transfer, tarik tunai, pembayaran, belanja, dan kebutuhan lainnya |
| Pembukaan | Umumnya melalui proses pembukaan rekening efek/sekuritas dengan bank RDN | Bisa melalui kanal pembukaan rekening BRI |
| Dana | Ditujukan untuk kebutuhan investasi | Bebas digunakan sesuai kebutuhan nasabah |
| Kartu ATM/debit | Tidak otomatis seperti rekening tabungan biasa | Umumnya dapat memperoleh kartu debit sesuai produk |
| BRImo | Dapat terkait dengan layanan BRI sesuai fitur yang tersedia | Digunakan langsung untuk berbagai transaksi perbankan |
Baca Juga: Link Resmi dan Cara Daftar Barcode BBM Subsidi Pertamina 2026
1. RDN Khusus untuk Investasi
RDN merupakan rekening yang digunakan untuk menyimpan dana investor dalam kegiatan transaksi pasar modal. Misalnya, Anda membuka rekening efek di sebuah perusahaan sekuritas dan memilih BRI sebagai bank RDN. Ketika ingin membeli saham, dana investasi dapat ditempatkan di RDN tersebut.
Begitu saham dijual, dana hasil transaksi juga akan masuk melalui mekanisme rekening dana nasabah.
Sehingga, RDN pada dasarnya menjadi rekening penghubung antara investor, perusahaan sekuritas, dan sistem penyelesaian transaksi pasar modal.
2. Rekening BRI Biasa untuk Kebutuhan Harian
Sementara itu, rekening BRI biasa seperti rekening tabungan digunakan untuk kebutuhan perbankan sehari-hari.
Contohnya:
- menerima gaji;
- transfer uang;
- membayar tagihan;
- melakukan pembayaran QRIS;
- tarik tunai;
- menerima transfer dari orang lain;
- menyimpan dana kebutuhan sehari-hari.
Rekening tersebut tidak secara otomatis menjadi RDN hanya karena pemiliknya memiliki rekening efek.
Apakah RDN Bisa Dipakai untuk Menggantikan Rekening BRI Biasa?
Meskipun sama-sama berkaitan dengan BRI, RDN memiliki tujuan khusus untuk transaksi pasar modal. Investor sebaiknya tetap memiliki rekening tabungan biasa untuk kebutuhan sehari-hari.
Sebagai contoh, jika Anda memiliki Rp10 juta untuk investasi saham, dana tersebut dapat ditempatkan pada RDN. Sementara uang untuk kebutuhan rumah tangga, pembayaran tagihan, dan transaksi sehari-hari tetap berada di rekening tabungan biasa.
Baca Juga: QR Code BBM Subsidi Error? Ini Cara Daftar Ulang Akun Subsidi Tepat MyPertamina
Syarat Membuat RDN BRI
Sebelum membuat RDN, calon investor perlu menyiapkan beberapa dokumen dan informasi. Secara umum, yang diperlukan antara lain:
- KTP bagi Warga Negara Indonesia.
- NPWP, apabila dipersyaratkan dalam proses pembukaan rekening.
- Nomor rekening atau akun BRI yang aktif, apabila proses mensyaratkan rekening BRI.
- Nomor telepon dan email aktif.
- Data pribadi sesuai identitas.
- Data rekening efek pada perusahaan sekuritas.
Selain itu, calon investor perlu memilih perusahaan sekuritas yang mendukung penggunaan RDN BRI.
Baca Juga: Syarat Ujian Mandiri Undip 2026 Program Sarjana, Cek Cara Daftar & Jadwalnya
Cara Membuat RDN di BRImo
Berikut gambaran proses pembukaan RDN secara online:
1. Siapkan aplikasi BRImo
Pastikan aplikasi BRImo sudah terpasang pada smartphone dan menggunakan aplikasi versi terbaru. Login menggunakan akun BRImo yang aktif.
2. Pilih layanan pembukaan rekening
Cari menu pembukaan rekening atau layanan terkait rekening yang tersedia di BRImo. Ketersediaan menu dapat berubah mengikuti pembaruan aplikasi dan produk yang sedang ditawarkan BRI.
Jika pembukaan RDN dilakukan melalui perusahaan sekuritas, calon investor biasanya terlebih dahulu melakukan pendaftaran rekening efek melalui sekuritas tersebut.
3. Pilih BRI sebagai bank RDN
Pada proses pembukaan rekening efek, pilih Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bank penyedia RDN apabila pilihan tersebut tersedia.
Selanjutnya, lengkapi data yang diminta sesuai identitas dan informasi rekening.
4. Lengkapi data dan lakukan verifikasi
Masukkan data pribadi, informasi rekening, serta dokumen yang diperlukan. Pastikan seluruh data sesuai dengan KTP dan data yang tercatat pada sistem.
Calon investor mungkin juga diminta melakukan verifikasi identitas atau video call, tergantung mekanisme pembukaan rekening yang diterapkan oleh sekuritas.
5. Tunggu proses pembukaan RDN
Setelah seluruh data dikirimkan, permohonan akan diproses. Jika disetujui, investor akan mendapatkan informasi mengenai rekening dana nasabah yang telah dibuka.
RDN tersebut kemudian dapat digunakan untuk kebutuhan penyetoran dana dan transaksi investasi melalui rekening efek.
Baca Juga: Link Download FF Advance Server OB53 APK Android Tersedia, Simak Cara Daftar
Perlu diperhatikan bahwa RDN tidak hanya sekadar rekening tabungan yang dibuka seperti rekening BRI biasa. Investor perlu memiliki rekening efek pada perusahaan sekuritas.
RDN kemudian digunakan sebagai rekening untuk menampung dana investor yang berkaitan dengan transaksi pasar modal.
Karena itu, apabila menu pembukaan RDN tidak muncul secara langsung di BRImo, calon investor dapat memulai proses melalui perusahaan sekuritas yang dipilih, kemudian memilih BRI sebagai bank RDN jika tersedia.
Biaya Administrasi RDN BRI
Dengan demikian, sebelum membuka RDN, calon investor sebaiknya memeriksa ketentuan terbaru dari sekuritas dan BRI mengenai biaya administrasi atau biaya lain yang mungkin berlaku.
- Biaya Pendaftaran : Rp0 (Gratis).
- Biaya Administrasi Bulanan: Rp0 (Bebas biaya admin).
- Saldo Minimum Rekening: Rp0 (Tidak ada batasan saldo mengendap).
- Biaya Penalti di Bawah Saldo Minimum: Rp0 (Tidak ada)
RDN menjadi bagian dari rekening efek, sehingga investor perlu memiliki atau membuka rekening pada perusahaan sekuritas terlebih dahulu dan memilih BRI sebagai bank penyedia RDN apabila tersedia.
Setelah proses pendaftaran dan verifikasi selesai, RDN dapat digunakan untuk menampung dana yang diperlukan dalam transaksi investasi.
Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan BRImo dan aplikasi sekuritas yang digunakan sudah diperbarui serta cek kembali ketentuan terbaru mengenai syarat, biaya, dan mekanisme pembukaan RDN.
Tonton: Pasar Global Gelisah, Dolar AS Terus Tertekan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














