Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp 44,47 triliun kepada pemegang saham. Dengan demikian, per lembar saham BMRI mendapatkan dividen sebesar Rp 476,95. Angka ini lebih besar dibandingkan tahun buku 2024 sebesar Rp 466,18 per lembar saham.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, dari total dividen tersebut, sebesar Rp 9,3 triliun telah dibayarkan lebih awal sebagai dividen interim pada 14 Januari 2026.
Sementara sisanya sebesar Rp 35,17 triliun akan didistribusikan kepada pemegang saham setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, Rabu (29/4/2026).
"Ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam menghadirkan nilai optimal bagi negara dan seluruh pemegang saham," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu.
Dia mengungkapkan, dividen tersebut setara 79% dari laba bersih konsolidasi perseroan tahun buku 2025 sebesar Rp 56,3 triliun.
Sementara 21%-nya menjadi saldo laba ditahan.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini Anjlok! Peluang Cuan Investor di Akhir April?
Laba bersih tersebut ditopang fundamental kuat dengan penyaluran kredit tumbuh 13,4 persen year on year (yoy) menjadi Rp 1.895 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 23,9% (yoy) menjadi Rp 2.106 triliun.
Di samping itu, dengan harga saham penutupan pada hari ini mencapai Rp 4.430 per lembar saham, capaian ini setara dengan dividend yield di 10,77%, salah satu yang tertinggi di antara emiten perbankan Tanah Air.
"Keputusan pemegang saham hari ini mencerminkan kepercayaan atas fundamental yang kami jaga dan arah pertumbuhan yang kami bangun," ucapnya.
Dalam RUPST, para pemegang saham juga menyepakati rencana pembelian kembali saham perseroan (buyback) dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 1,17 triliun yang akan dilakukan hingga 29 April 2027.
Adapun saham hasil buyback akan disimpan sebagai saham treasuri dan dialihkan melalui Program Kepemilikan Saham bagi karyawan, Direksi, dan anggota Dewan Komisaris Non-Independen, sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Tonton: Kemiskinan Ekstrem Turun ke 0,78%, Muhaimin: MBG dan Kedaulatan Pangan Jadi Pendorong
"Langkah ini ditempuh untuk menjaga kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perseroan yang ditopang fundamental solid," tuturnya.
(Isna Rifka Sri Rahayu, Sakina Rakhma Diah Setiawan)
Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/04/29/205000926/bank-mandiri-bmri-tebar-dividen-rp-44-47-t--cek-angka-per-sahamnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













