kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.912   10,00   0,06%
  • IDX 7.545   -394,67   -4,97%
  • KOMPAS100 1.053   -58,01   -5,22%
  • LQ45 767   -38,23   -4,75%
  • ISSI 267   -16,23   -5,73%
  • IDX30 408   -19,40   -4,54%
  • IDXHIDIV20 499   -20,18   -3,89%
  • IDX80 118   -6,30   -5,05%
  • IDXV30 136   -5,27   -3,74%
  • IDXQ30 131   -5,86   -4,27%

Banyak Bank Berganti Manajemen, OJK Optimistis Kinerja Bank Tahun Ini Lebih Baik


Sabtu, 10 Januari 2026 / 10:17 WIB
Banyak Bank Berganti Manajemen, OJK Optimistis Kinerja Bank Tahun Ini Lebih Baik
ILUSTRASI. Dian Ediana Rae , Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (KONTAN/Baihaki)

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis kinerja perbankan di tahun 2026 bakal lebih baik. Salah satu sebabnya, banyak bank yang melakukan perombakan manajemen di tahun lalu untuk memperbaiki kinerja.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, banyak bank yang melakukan perombakan manajemen. Perombakan ini turut mempengaruhi kinerja mereka tahun lalu.

Dian menilai perombakan manajemen merata di seluruh kelompok bank. Baik di bank milik negara, bank swasta hingga bank daerah.

“Sudah hampir settle seluruhnya sekarang, sehingga memang saya kira dengan manajemen yang baru tersebut tentu ini akan punya target-target yang akan lebih baik, lebih optimistik ke depannya,” ujar Dian, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: OJK Bersih-Bersih Pasar Modal: 155 Kasus Dibongkar, Goreng Saham Tak Diberi Ampun

Kondisi makro dan mikro pun, Dian melihat juga sudah menunjukkan perbaikan. Terlebih jika ada kerjasama yang baik dari sektor fiskal yang mempengaruhi sektor keuangan.

Sebagai informasi, pada November 2025, kredit bank tumbuh 7,74% YoY menjadi sebesar Rp 8.314,48 triliun, terutama dikontribusikan dari pertumbuhan pada sektor pengangkutan dan pergudangan sebesar 18,33%, pengadaan listrik, gas, dan air sebesar 21,83%, industri pertambangan sebesar 11,0%, serta konstruksi sebesar 8,14%. 

“Penguatan di seluruh aspek penopang pertumbuhan ekonomi akan menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit yang berkelanjutan,” kata Dian.

Baca Juga: Pinjol Tembus Rp 92,9 Triliun! Ini Cara Aman Pakai Pinjol Menurut OJK

Selanjutnya: Blibli (BELI) Memperkuat Strategi Omnichannel dan Infrastruktur Logistik

Menarik Dibaca: 10 Rekomendasi Snack untuk Diet yang Kalorinya Rendah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

×