Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Pahami ketentuan saldo mengendap BRI BritAma. Nasabah BRI BritAma perlu mengetahui adanya saldo minimum yang harus tetap tersedia di rekening.
Saldo tersebut sering disebut sebagai saldo mengendap, karena tidak dapat digunakan sepenuhnya untuk transaksi.
Saldo mengendap bukan berarti uang tersebut hilang. Dana tetap tercatat sebagai bagian dari saldo rekening, tetapi terdapat ketentuan saldo minimum yang perlu dipertahankan agar rekening tetap memenuhi persyaratan produk BritAma.
Baca Juga: Volume Transaksi Qlola by BRI Capai Rp 2.141,37 Triliun per Februari 2026
Berapa Saldo Mengendap BRI BritAma?
Melansir laman BRI, untuk rekening BritAma, saldo minimum yang perlu dipertahankan adalah Rp50.000.
Artinya, nasabah sebaiknya tidak menghabiskan seluruh saldo hingga Rp0. Apabila saldo rekening hanya tersisa Rp50.000, dana tersebut merupakan saldo minimum yang perlu dipertahankan sesuai ketentuan rekening.
Sebagai contoh, apabila saldo rekening BritAma mencapai Rp1 juta, bukan berarti seluruh Rp1 juta dapat ditarik atau digunakan. Secara sederhana, nasabah perlu mempertahankan Rp50.000 sebagai saldo minimum.
Dengan demikian, saldo yang secara teoritis dapat digunakan adalah: Rp1.000.000 - Rp50.000 = Rp950.000
Namun, jumlah yang benar-benar dapat digunakan juga dapat dipengaruhi oleh transaksi yang masih diproses, biaya administrasi, autodebet, atau kewajiban lain pada rekening.
Baca Juga: Ini Solusi BRI Kurangi Macet di Antrean Pintu Tol
Apa Fungsi Saldo Mengendap?
Saldo minimum berfungsi sebagai batas saldo yang harus dipertahankan pada rekening. Ketentuan ini membantu menjaga rekening tetap memenuhi persyaratan produk dan mengantisipasi adanya biaya atau transaksi tertentu.
Nasabah juga perlu membedakan antara saldo minimum dengan saldo yang tersedia untuk digunakan. Saldo minimum bukan biaya yang langsung dipotong oleh BRI.
Saldo Mengendap Tidak Bisa Diambil
Pada dasarnya, saldo minimum merupakan dana yang harus dipertahankan selama rekening masih aktif sesuai ketentuan produk. Karena itu, nasabah sebaiknya tidak menganggap saldo minimum tersebut sebagai uang yang bebas ditarik kapan saja.
Jika rekening akan ditutup, ketentuan mengenai sisa saldo dan biaya penutupan rekening dapat berbeda. Nasabah dapat menanyakan jumlah yang dapat dicairkan kepada BRI sebelum melakukan penutupan rekening.
Baca Juga: Catat Jadwal Operasional BI, BCA, BRI, BNI Selama Libur & Cuti Bersama Lebaran 2026
Jangan Sampai Saldo Hanya Tersisa Rp50.000
Walaupun saldo minimum BritAma adalah Rp50.000, nasabah sebaiknya tidak membiarkan rekening hanya memiliki saldo sebesar tersebut apabila masih digunakan untuk transaksi.
Pasalnya, rekening dapat memiliki biaya administrasi atau transaksi otomatis sesuai ketentuan yang berlaku. Jika saldo tidak mencukupi, transaksi tertentu dapat gagal atau saldo rekening dapat berkurang.
Sebagai contoh, saat rekening memiliki saldo Rp100.000 dan nasabah melakukan transaksi Rp60.000, saldo tersisa Rp40.000. Jumlah tersebut berada di bawah saldo minimum yang ditentukan.
Karena itu, lebih aman mempertahankan saldo di atas batas minimum, terutama jika rekening masih digunakan untuk menerima transfer, pembayaran tagihan, autodebet, atau transaksi melalui BRImo.
Baca Juga: BRI Wellness Experience 2026 Hadirkan Festival Wellness Premium di Hutan Kota
Cara Cek Saldo BRI BritAma
Nasabah dapat mengecek saldo rekening BritAma melalui berbagai kanal BRI, termasuk BRImo. Untuk mengecek melalui BRImo:
- Buka aplikasi BRImo.
- Login ke akun.
- Pada halaman utama, pilih rekening BritAma.
- Saldo rekening akan ditampilkan pada layar.
- Pastikan saldo yang tersedia cukup untuk kebutuhan transaksi.
Nasabah juga dapat mengecek mutasi rekening untuk mengetahui transaksi yang menyebabkan saldo berkurang.
Saldo mengendap BRI BritAma adalah saldo minimum yang perlu dipertahankan di rekening, yaitu Rp50.000. Dana tersebut bukan biaya administrasi, melainkan bagian dari saldo rekening yang harus diperhatikan agar rekening tetap memenuhi ketentuan produk.
Meski demikian, nasabah sebaiknya memiliki saldo lebih dari Rp50.000 apabila rekening masih aktif digunakan karena adanya kemungkinan biaya administrasi, autodebet, atau transaksi lainnya.
Tonton: Cara Amankan Keuangan Anda Saat Bencana Datang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














