kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Loan Market Gandeng Akseleran Bantu Pinjaman Modal UMKM


Jumat, 30 September 2022 / 21:40 WIB

Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Loat Market sepakat bekerja sama dengan Akseleran untuk memasarkan produk Invoice Financing, sebuah platform crowdfunding P2P Lending Indonesia yang menghubungkan UKM yang membutuhkan pinjaman untuk mengembangkan usaha.

Kerja sama ini dilatarbelakangi karena kebutuhan masyarakat akan investasi maupun capital semakin tinggi seiring dengan upaya pemulihan perekonomian Indonesia dan pertumbuhan UMKM. Adapun, berdasarkan skala usahanya di semester 1 2022, kredit UMKM untuk skala mikro tumbuh 115,7% secara tahunan menjadi Rp420,7 triliun, diikuti dengan kredit UMKM untuk usaha skala kecil yang juga tumbuh 22,7% menjadi Rp 464,6 triliun.

Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran Christopher Gultom mengungkapkan, Akseleran terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses pinjaman modal usaha kepada UMKM di Indonesia. 

“Hingga saat ini, Akseleran sudah menyalurkan total pinjaman usaha secara kumulatif sebesar lebih dari Rp5,6 triliun kepada sekitar 4 ribu peminjam,” kata Christopher dalam keterangan resminya, Rabu (28/9).

Baca Juga: Ini Strategi dan Target Bank Raya sebagai Bank Digital

Sementara itu, Akseleran menargetkan total pinjaman usaha sebesar Rp 3,2 triliun dengan rasio NPL tetap di bawah 1%. Saat ini, kata Christopher, Akseleran didukung oleh lebih dari 190 ribu pemberi dana pinjaman perorangan (retail lender) yang tersebar merata dari Aceh hingga Papua, dan belasan institutional lender yang berasal dari perbankan maupun Lembaga Jasa Keuangan (LJK) lainnya, termasuk BPR.

Dengan memberikan referral, Loan Market dapat membuka akses pinjaman kepada pemilik UMKM agar dapat menggerakkan roda bisnis, dan memberikan solusi bagi pertumbuhan UMKM di Indonesia.

CEO Loan Market Indonesia Sari Dewi mengatakan, peluang untuk mengembangkan bisnis bagi UMKM perlu didukung, karena pertumbuhan UMKM dapat menjadi trigger bagi perputaran ekonomi Indonesia pasca pandemi. 

“Loan Market siap membantu dalam memberikan solusi untuk permasalahan finansial yang melanda UMKM,” tutur Sari, Kamis (28/9).

Adapun, jalinan kerja sama dengan Akseleran berarti menambah partners Loan Market menjadi 35 institusi keuangan (lenders) baik dari perbankan, multifinance, fintech, dan koperasi.

Baca Juga: Hingga Agustus 2022, Porsi Kredit UMKM Baru Mencapai 19,7%

Melalui Loan Market dan Akseleran, kesempatan untuk mendapatkan referral yang kredibel untuk pinjaman yang diperlukan akan lebih mudah diakses. Leader dari Loan Market Alam Sutera Christina Meliana Jahja menyampaikan dirinya sangat terbantu dengan adanya kerjasama Loan Market Indonesia dengan Akseleran.

“Saat ini kami banyak menerima klien yang mengerjakan proyek pemerintah maupun swasta yang terkendala dengan ketidakcukupan fixed asset sebagai jaminan kredit. Dengan Akseleran, klien kami bisa menjaminkan purchase order atau invoice dari project yang sedang dikerjakan maupun yang sudah dikerjakan,” pungkas Christina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×