Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - Dalam aktivitas perbankan, nasabah akan menemukan berbagai istilah yang berkaitan dengan riwayat transaksi rekening. Dua di antaranya adalah rekening koran dan mutasi rekening.
Keduanya sama-sama menampilkan transaksi yang terjadi pada rekening, tetapi memiliki fungsi, bentuk dokumen, dan tingkat kelengkapan informasi yang berbeda.
Perbedaan ini penting diketahui, terutama ketika nasabah membutuhkan bukti transaksi untuk keperluan administrasi, pengajuan pinjaman, visa, pembukuan usaha, hingga pemeriksaan keuangan. Lantas, apa perbedaan rekening koran dan mutasi rekening?
Baca Juga: Cek Setoran Awal Rekening Rupiah dan Valas Bank Mandiri
Apa Itu Rekening Koran?
Melansir laman BCA, Rekening koran adalah dokumen yang berisi catatan transaksi suatu rekening dalam periode tertentu yang diterbitkan oleh bank.
Dokumen ini umumnya memuat informasi secara lebih lengkap dibandingkan tampilan mutasi transaksi biasa.
Informasi yang dapat tercantum dalam rekening koran antara lain:
- Nama pemilik rekening.
- Nomor rekening.
- Periode transaksi.
- Tanggal transaksi.
- Keterangan transaksi.
- Jumlah uang yang masuk atau keluar.
- Saldo rekening.
- Informasi bank penerbit.
Rekening koran biasanya digunakan sebagai dokumen resmi untuk menunjukkan aktivitas dan kondisi rekening dalam periode tertentu.
Karena itu, rekening koran kerap diminta untuk kebutuhan yang memerlukan bukti transaksi atau dokumen perbankan yang lebih formal.
Baca Juga: Apakah Bisa Menghapus Mutasi di Wondr by BNI? Intip Penjelasannya
Apa Itu Mutasi Rekening?
Mutasi rekening adalah catatan mengenai transaksi yang terjadi pada rekening dalam periode tertentu. Nasabah biasanya dapat melihat mutasi melalui aplikasi mobile banking, internet banking, ATM, atau kanal layanan perbankan lainnya.
Mutasi rekening dapat menunjukkan transaksi seperti:
- Transfer masuk.
- Transfer keluar.
- Pembayaran tagihan.
- Pembelian.
- Penarikan tunai.
- Setoran.
- Pembayaran menggunakan kartu debit.
- Transaksi lainnya.
Dalam mobile banking, mutasi rekening biasanya dapat dilihat berdasarkan tanggal atau periode tertentu. Namun, format dan informasi yang tersedia dapat berbeda antara satu bank dengan bank lainnya.
Baca Juga: Intip Limit Tarik Tunai Rekening BNI di Mesin ATM Sesuai Jenis Kartu Debit
Perbedaan Rekening Koran dan Mutasi Rekening
Meskipun sama-sama menunjukkan riwayat transaksi, rekening koran dan mutasi rekening memiliki sejumlah perbedaan.
| Aspek | Rekening Koran | Mutasi Rekening |
|---|---|---|
| Pengertian | Dokumen riwayat transaksi rekening yang diterbitkan bank | Catatan transaksi yang terjadi pada rekening |
| Bentuk | Umumnya berupa dokumen atau laporan | Umumnya berupa tampilan transaksi di aplikasi/kanal bank |
| Informasi | Biasanya lebih lengkap | Umumnya lebih ringkas |
| Periode | Dapat diminta untuk periode tertentu | Umumnya dapat dipilih sesuai fitur bank |
| Fungsi | Bukti atau dokumen administratif | Memantau transaksi rekening |
| Penggunaan | Pengajuan visa, kredit, audit, administrasi, dan kebutuhan resmi lainnya | Mengecek transaksi dan saldo rekening |
| Cara memperoleh | Melalui kantor cabang atau layanan digital bank tertentu | Mobile banking, internet banking, ATM, atau kanal bank lainnya |
Baca Juga: Simak Cara Cek Nomor Rekening di ATM BRI, BNI, BCA, hingga Bank Mandiri
Apakah Rekening Koran Sama dengan Mutasi Rekening?
Tidak sama, tetapi keduanya memiliki fungsi yang berkaitan. Mutasi rekening lebih ditujukan untuk melihat pergerakan transaksi rekening, sedangkan rekening koran merupakan laporan transaksi rekening dalam periode tertentu yang dapat digunakan sebagai dokumen perbankan.
Dengan kata lain, mutasi rekening dapat menjadi sumber informasi mengenai transaksi, sementara rekening koran menyajikan informasi tersebut dalam bentuk laporan yang lebih formal dan terstruktur.
Namun, perlu diperhatikan bahwa format dan status rekening koran dapat berbeda pada setiap bank. Beberapa bank telah menyediakan rekening koran secara digital, sedangkan bank lainnya mungkin masih menyediakan layanan pencetakan atau permintaan dokumen melalui kantor cabang.
Baca Juga: Apa Perbedaan RDN dan Rekening Tabungan di BRImo? Ini Fungsi dan Cara Daftarnya
Kapan Membutuhkan Rekening Koran?
Rekening koran biasanya diperlukan ketika nasabah membutuhkan dokumen transaksi yang lebih formal. Contohnya:
1. Pengajuan Visa
Beberapa proses pengajuan visa dapat meminta bukti kondisi keuangan dan riwayat transaksi rekening. Dalam kondisi tersebut, rekening koran dapat digunakan sebagai salah satu dokumen pendukung sesuai persyaratan negara atau pihak yang memproses visa.
2. Pengajuan Kredit
Bank atau lembaga keuangan dapat meminta riwayat rekening sebagai bagian dari proses penilaian kemampuan finansial calon debitur.
3. Administrasi Perusahaan
Rekening koran dapat digunakan perusahaan untuk mencatat dan mencocokkan transaksi yang terjadi pada rekening bisnis.
4. Pemeriksaan Keuangan
Dokumen transaksi rekening juga dapat digunakan untuk kebutuhan audit atau pemeriksaan keuangan tertentu.
5. Bukti Transaksi
Dalam kondisi tertentu, rekening koran dapat digunakan untuk menunjukkan riwayat transaksi dalam periode tertentu ketika diperlukan dokumen yang lebih formal.
Kapan Cukup Menggunakan Mutasi Rekening?
Mutasi rekening biasanya sudah cukup apabila tujuan nasabah hanya untuk memeriksa transaksi yang baru dilakukan.
Misalnya, setelah melakukan transfer, nasabah dapat membuka aplikasi mobile banking untuk memastikan apakah dana telah keluar dari rekening. Nasabah juga dapat menggunakan mutasi untuk memeriksa dana masuk, pembayaran, atau transaksi lain.
Untuk kebutuhan sehari-hari, mutasi rekening umumnya lebih praktis karena dapat diakses langsung melalui layanan digital bank.
Tonton: Suahasil Lantik 14 Pejabat Kemenkeu, Pajak dan Bea Cukai Dapat Pesan Keras
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














