kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.222   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.107   -22,97   -0,32%
  • KOMPAS100 961   -5,51   -0,57%
  • LQ45 687   -4,03   -0,58%
  • ISSI 257   -1,74   -0,67%
  • IDX30 379   -2,57   -0,67%
  • IDXHIDIV20 465   -6,38   -1,35%
  • IDX80 108   -0,59   -0,55%
  • IDXV30 136   -1,32   -0,96%
  • IDXQ30 121   -1,18   -0,97%

Menjelang Evaluasi MSCI 12 Mei, OJK Beberkan Reformasi Bursa dan Aturan Free Float


Selasa, 28 April 2026 / 03:28 WIB
Menjelang Evaluasi MSCI 12 Mei, OJK Beberkan Reformasi Bursa dan Aturan Free Float
ILUSTRASI. OJK menyampaikan bahwa lembaga indeks global MSCI memberikan respons positif terhadap agenda reformasi integritas pasar modal. (KONTAN/Baihaki)

Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Upaya pembenahan pasar modal Indonesia mulai mendapatkan perhatian dari pelaku global. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa lembaga indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) memberikan respons positif terhadap agenda reformasi integritas pasar modal yang tengah dilakukan.

Respons tersebut disampaikan setelah OJK menggelar pertemuan langsung dengan jajaran pimpinan dan analis MSCI pada pekan terakhir.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi mengatakan, pertemuan tersebut berlangsung baik dan konstruktif. Menurutnya, MSCI mengapresiasi sejumlah progres yang telah dicapai Indonesia, terutama yang selama ini menjadi perhatian investor global.

“Dalam pertemuan itu sangat baik, konstruktif, dan positif. Mereka menyampaikan acknowledgement atas berbagai progres dan capaian dari agenda reformasi integritas di pasar modal kita,” ujar Hasan usai agenda peluncuran program Pintar Reksa Dana dan Pekan Reksa Dana 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (27/4/2026).

Salah satu poin yang disorot dalam pertemuan tersebut adalah keterbukaan data kepemilikan saham, termasuk kepemilikan di atas 1%. Data tersebut akan menjadi bagian penting yang digunakan MSCI dalam proses evaluasi indeks.

Baca Juga: Waspada! NIK KTP Terpakai Pinjol Tanpa Sadar, Begini Cara Melacaknya

Selain itu, OJK juga memperkenalkan daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi atau high shareholding concentration. Per awal April 2026, terdapat sembilan saham yang masuk dalam daftar tersebut.

“Langsung direspons positif dan akan dimanfaatkan untuk pertimbangan, termasuk untuk exclude,” kata Hasan.

Tak hanya itu, OJK juga melakukan perbaikan dalam klasifikasi investor. Jika sebelumnya hanya mencakup 9 kategori investor, kini klasifikasi diperluas menjadi 39 jenis investor. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat perhitungan porsi saham yang beredar di publik atau free float.

Dari sisi aturan free float, OJK juga melakukan pembaruan ketentuan. Batas minimal kepemilikan publik disebut akan dinaikkan secara bertahap dari 7,5% menjadi 15%.

Dalam waktu dekat, MSCI dijadwalkan menggelar evaluasi indeks rutin pada 12 Mei 2026. Hasan berharap, pada periode evaluasi tersebut, pemanfaatan data yang telah disediakan BEI mulai berdampak terhadap penilaian pasar Indonesia.

Meski demikian, Hasan mengakui bahwa peningkatan transparansi data ini berpotensi memicu penyesuaian komposisi dan bobot saham dalam indeks global, termasuk MSCI dan FTSE Russell.

Tonton: Deal Besar RI-Rusia! Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak Rusia

“Tidak bisa dihindari mungkin akan ada rekomposisi. Tapi pasar kita sudah mengantisipasi lebih awal,” ujarnya.

Hasan menilai, pelaku pasar sudah cukup siap menghadapi perubahan tersebut. Ia menyebut respons pasar dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan investor mulai menangkap sinyal reformasi yang disampaikan secara terbuka.

Ke depan, OJK akan melanjutkan komunikasi dengan investor global melalui forum bersama yang melibatkan lembaga internasional seperti World Bank dan IFC untuk menyerap masukan sekaligus memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia.

“Prinsipnya kita tidak akan ragu untuk terus mendorong peningkatan integritas di pasar modal kita,” kata Hasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

×