kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Penjelasan OJK Saat Nasabah MNC Bank Sulit Transaksi & Batas Tarik Dana Rp 2 Juta


Rabu, 04 November 2026 / 05:20 WIB
Penjelasan OJK Saat Nasabah MNC Bank Sulit Transaksi & Batas Tarik Dana Rp 2 Juta
ILUSTRASI. Fitur Kredit Pintar pada Aplikasi MotionBanking MNC Bank (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)

Reporter: Adi Wikanto, Lydia Tesaloni | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara mengenai keluhan nasabah PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank yang kesulitan melakukan transaksi dan menarik dana melalui aplikasi MotionBank.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menegaskan, gangguan layanan yang dialami MNC Bank tidak berkaitan dengan persoalan solvabilitas atau kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban keuangannya.

"Sebetulnya bank ini tidak ada isu yang serius sama sekali. Tidak ada isu-isu yang terkait dengan solvabilitas dan lain sebagainya," ujar Dian di sela Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2026 di Makassar, Selasa (3/11/2026).

Menurut Dian, MNC Bank masih tergolong sebagai bank yang memiliki kondisi cukup baik. Bank tersebut juga dinilai tidak memiliki rekam jejak buruk dalam memenuhi kewajibannya kepada nasabah.

"Bisa dikatakan bank ini adalah bank yang cukup baik ya, dan tidak pernah ada reputasi jelek, apalagi default kepada nasabah," katanya.

Meski demikian, Dian mengakui terdapat sejumlah persoalan teknis yang perlu segera diselesaikan, termasuk kemungkinan adanya tekanan likuiditas jangka pendek atau short liquidity.

OJK saat ini tengah berkoordinasi dengan pemilik dan manajemen MNC Bank untuk mengambil langkah penanganan agar gangguan tersebut segera teratasi.

"Kita sedang dalam proses sekarang untuk melakukan berbagai langkah untuk mengatasi segera berbagai persoalan yang terkait dengan masalah teknis, terkait dengan masalah short liquidity yang mungkin tidak terlalu serius juga sebetulnya," jelas Dian.

Baca Juga: Siap-Siap! ​KKP Ajukan 116 Formasi CPNS, Untuk Syahbandar Hingga Kampung Nelayan

OJK Minta Nasabah MNC Bank Tidak Panik

Dalam kesempatan tersebut, Dian juga mengingatkan nasabah agar tidak mudah terpengaruh informasi maupun rumor yang beredar di media sosial.

Menurutnya, industri perbankan sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat. Penyebaran informasi yang memicu kepanikan berpotensi memperburuk kondisi likuiditas bank.

Dian mencontohkan kasus Silicon Valley Bank (SVB) di Amerika Serikat yang mengalami kolaps setelah muncul kekhawatiran dan penarikan dana secara besar-besaran.

Ia menjelaskan, dana nasabah yang dihimpun bank pada umumnya disalurkan kembali dalam bentuk kredit dengan tenor tiga hingga lima tahun.

Dalam kondisi normal, penarikan dana nasabah bisa berada di kisaran Rp 10 miliar per hari. Namun, ketika terjadi kepanikan, jumlah penarikan dapat meningkat menjadi Rp 20 miliar hingga Rp 30 miliar per hari.

Lonjakan penarikan tersebut berpotensi menimbulkan tekanan likuiditas karena bank harus memenuhi kebutuhan dana nasabah dalam waktu singkat.

"Bank itu adalah bisnis kepercayaan. Ini pembelajaran kita bahwa kalau misalnya ada serangan-serangan yang dilakukan melalui medsos ini sangat berbahaya," tegasnya.

Karena itu, Dian meminta nasabah tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan persoalan tersebut kepada bank dan regulator.

"Tentu saja kita juga akan melakukan langkah-langkah untuk menjaga bank tetap running sebagaimana seharusnya," pungkasnya.

Tonton: Uang Palsu Rp980 Juta Diduga untuk Demo, Polisi Buru Pemesan

Alternatif Transaksi Nasabah MNC Bank

Sebelumnya, sejumlah nasabah MNC Bank mengeluhkan gangguan transaksi melalui aplikasi MotionBank. Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Nasabah mengaku kesulitan melakukan berbagai transaksi digital, termasuk transfer dan penarikan dana. Bahkan, sejumlah nasabah menyebut penarikan uang melalui teller dibatasi maksimal Rp 2 juta.

Menanggapi keluhan tersebut, manajemen MNC Bank menyampaikan bahwa proses pemulihan layanan transaksi digital masih berlangsung.

Corporate Secretary MNC Bank Edward Kennetze mengatakan, perseroan terus melakukan penanganan dan mitigasi agar seluruh jaringan layanan dapat kembali beroperasi normal secepatnya.

Selama proses pemulihan, MNC Bank menyediakan sejumlah alternatif layanan bagi nasabah.

Nasabah dapat menggunakan ATM MNC Bank untuk melakukan penarikan tunai maupun mengecek saldo. Selain itu, nasabah juga dapat mendatangi kantor cabang MNC Bank terdekat sesuai hari dan jam operasional.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi layanan call center MNC Bank di nomor 1500188.





Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/11/03/220424726/nasabah-mnc-bank-keluhkan-sulit-tarik-uang-ojk-hanya-short-liquidity?source=terkini_artikel. 


 

BEI Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%, Reformasi Pasar Modal Dikebut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×