kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.020   46,00   0,27%
  • IDX 7.039   -97,81   -1,37%
  • KOMPAS100 973   -15,76   -1,59%
  • LQ45 717   -11,40   -1,57%
  • ISSI 245   -4,36   -1,75%
  • IDX30 388   -3,58   -0,91%
  • IDXHIDIV20 485   -1,98   -0,41%
  • IDX80 109   -1,91   -1,72%
  • IDXV30 132   0,33   0,25%
  • IDXQ30 126   -0,73   -0,57%

Cara Mudah Tunaikan Zakat Mal Online dan Syarat Nisab yang Wajib Dipenuhi


Senin, 16 Maret 2026 / 11:21 WIB
Cara Mudah Tunaikan Zakat Mal Online dan Syarat Nisab yang Wajib Dipenuhi
ILUSTRASI. Proyeksi penerimaan zakat tahun 2026 (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)

Penulis: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Ketahui siapa saja, syarat nisab, dan cara bayar Zakat Mal pada bulan Ramadan 2026. Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas harta yang dimiliki seorang muslim, selama harta tersebut telah memenuhi syarat tertentu seperti mencapai nisab dan haul.

Secara umum, zakat mal mencakup harta seperti uang, emas, penghasilan, surat berharga, hingga aset perdagangan yang halal dan dimiliki secara penuh.

BAZNAS menjelaskan bahwa zakat mal merupakan zakat atas segala jenis harta kepemilikan yang tidak bertentangan dengan ketentuan agama.

Apa itu zakat mal?

Zakat mal adalah zakat atas harta kekayaan. Berbeda dengan zakat fitrah yang wajib ditunaikan setiap Muslim pada Ramadan, zakat mal hanya wajib bagi mereka yang memiliki harta tertentu dan telah memenuhi ketentuan syariat.

Dalam praktiknya, zakat mal bisa mencakup uang tunai, tabungan, emas, perak, penghasilan profesi, hasil usaha, hingga aset perdagangan.

Baca Juga: Ini Cara Bayar Zakat Profesi Online di BSI dan Ketentuan Nisab 2026

Zakat mal untuk siapa?

Yang wajib membayar zakat mal adalah Muslim yang memiliki harta mencapai nisab dan haul.

Secara umum, syarat wajib zakat mal meliputi beragama Islam, memiliki harta secara penuh, harta tersebut mencapai batas minimal atau nisab, dan telah dimiliki selama satu haul atau satu tahun hijriah, kecuali beberapa jenis zakat tertentu seperti pertanian yang memiliki ketentuan waktu berbeda.

BAZNAS juga menyebut harta tersebut harus berkembang atau berpotensi berkembang.

Dengan kata lain, zakat mal biasanya dikenakan kepada orang yang memiliki:

  • tabungan atau simpanan yang cukup,
  • emas atau logam mulia,
  • penghasilan yang telah memenuhi nisab,
  • harta perniagaan,
  • investasi atau surat berharga,
  • aset usaha yang terus berkembang.

Baca Juga: Panduan Lengkap: Cara Menunaikan Zakat Fitrah Online Lewat BAZNAS

Syarat harta yang wajib dizakati

Tidak semua harta otomatis wajib dizakati. Harta yang wajib dikenai zakat mal umumnya harus memenuhi beberapa syarat, yaitu dimiliki secara penuh, halal, berkembang atau berpotensi berkembang, melebihi kebutuhan pokok, mencapai nisab, dan telah melewati haul.

Dalam panduan Kemenag, nisab zakat mal secara umum setara 85 gram emas dengan kadar zakat 2,5%.

Sebagai gambaran sederhana, bila total harta simpanan, emas, atau aset lancar setelah dikurangi kewajiban jangka pendek telah setara atau melebihi nilai 85 gram emas dan sudah tersimpan selama satu tahun hijriah, maka zakat mal wajib dikeluarkan sebesar 2,5 persen.

Baca Juga: Apakah Ada Saldo Mengendap di Tabungan BCA Xpresi? inI Penjelasannya

Cara menghitung zakat mal

Rumus umum zakat mal adalah: 2,5% x jumlah harta yang sudah mencapai nisab.

Misalnya, seseorang memiliki harta wajib zakat sebesar Rp100.000.000, maka zakat yang harus dibayarkan adalah:  2,5% x Rp100.000.000 = Rp2.500.000.

Untuk zakat penghasilan, BAZNAS menjelaskan bahwa nisabnya juga mengacu pada nilai 85 gram emas per tahun, dan dibayarkan saat penghasilan diterima oleh orang yang sudah wajib zakat.

Baca Juga: Cek Jadwal Layanan Bank Mandiri Libur Nyepi-Lebaran 2026, Jangan Sampai Salah

Cara bayar zakat mal secara online

Saat ini zakat mal bisa dibayar secara online melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Pembayaran online dinyatakan sebagai sarana yang memudahkan penunaian zakat dan tetap sah secara syariat.

Secara umum, langkah bayar zakat mal online adalah sebagai berikut:

1. Buka layanan zakat online lembaga resmi

Pilih lembaga resmi seperti BAZNAS pusat atau BAZNAS daerah yang menyediakan layanan pembayaran zakat secara daring.

2. Pilih jenis zakat

Pilih kategori zakat mal atau jenis zakat lain yang sesuai, misalnya zakat penghasilan, zakat emas, atau zakat perdagangan, tergantung sumber hartanya.

3. Hitung jumlah zakat

Masukkan nominal harta atau gunakan kalkulator zakat bila tersedia. Pastikan jumlahnya sudah sesuai nisab dan haul.

4. Isi data diri

Lengkapi nama, kontak, dan data lain yang dibutuhkan untuk pencatatan pembayaran zakat. Ini penting agar pembayaran tercatat dengan benar.

5. Pilih metode pembayaran

Pembayaran biasanya bisa dilakukan melalui transfer bank, virtual account, e-wallet, atau kanal pembayaran digital lain yang tersedia pada platform resmi. Ketersediaan metode bisa berbeda di tiap lembaga.

Berdasarkan sumber resmi yang saya temukan, BAZNAS menjelaskan alur bayar zakat online, tetapi rincian metode pembayaran bisa berubah tergantung platform yang dipakai.

6. Simpan bukti pembayaran

Setelah transaksi selesai, simpan bukti bayar sebagai arsip pribadi. Bukti ini juga berguna bila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk konfirmasi. Ini adalah langkah praktis yang saya simpulkan dari alur pembayaran digital pada layanan resmi.

Tonton: Astra Infra Berikan Diskon Tarif Tol 30% Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

×