kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.887.000   7.000   0,24%
  • USD/IDR 16.850   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.951   -41,17   -0,46%
  • KOMPAS100 1.235   -4,75   -0,38%
  • LQ45 874   -1,52   -0,17%
  • ISSI 329   -0,59   -0,18%
  • IDX30 449   0,67   0,15%
  • IDXHIDIV20 532   3,66   0,69%
  • IDX80 137   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 148   1,36   0,93%
  • IDXQ30 144   0,72   0,50%

Modus Phishing BCA Baru: Saldo Anda Terancam Habis Sekejap


Senin, 26 Januari 2026 / 04:43 WIB
Modus Phishing BCA Baru: Saldo Anda Terancam Habis Sekejap
ILUSTRASI. Nasabah BCA rugi miliaran rupiah akibat situs palsu. Pelajari modus penipuan yang makin canggih agar uang Anda tetap aman. (KONTAN/Baihaki)

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengingatkan nasabah untuk mewaspadai berbagai modus penipuan digital yang kian marak, salah satunya phishing melalui website palsu yang mengatasnamakan BCA.

Peringatan tersebut disampaikan setelah beredarnya laporan nasabah bisnis di media sosial terkait transaksi transfer dana yang berujung kerugian hingga miliaran rupiah.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn mengatakan, perseroan telah berkomunikasi dengan nasabah yang terdampak serta melakukan investigasi lebih lanjut terkait laporan tersebut.

“Berdasarkan kronologis yang disampaikan nasabah dan hasil penelusuran yang kami lakukan, kejadian ini merupakan modus penipuan phishing melalui situs web palsu,” ujar Hera dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (25/1/2026).

Hera menegaskan, berdasarkan hasil penelusuran internal, sistem BCA dipastikan berada dalam kondisi aman.

Meski demikian, BCA tetap mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap situs yang bukan merupakan website resmi BCA.

Baca Juga: Dampak Geopolitik Dunia: Harga Emas Rp 3 Juta, Beli Sekarang atau Nanti?

BCA juga mengingatkan nasabah agar tidak pernah membagikan data perbankan yang bersifat rahasia, seperti Appli Token Key BCA, PIN, OTP, maupun password, kepada pihak mana pun.

Selain itu, nasabah diminta memastikan seluruh informasi dan layanan perbankan hanya diakses melalui kanal resmi BCA, yakni aplikasi haloBCA, nomor Halo BCA 1500888 (tanpa awalan 021, +0621, atau tambahan lainnya), WhatsApp Bank BCA 08111500998 (bertanda centang biru), Instagram @goodlifebca (centang biru), serta website resmi www.bca.co.id

Kronologi Kasus Phishing KlikBCA Bisnis

Sebelumnya, beredar laporan di media sosial mengenai nasabah bisnis yang kehilangan dana dalam jumlah besar akibat penipuan phishing.

Akun Instagram @realmrbert mengungkapkan bahwa korban seharusnya mengakses layanan KlikBCA Bisnis melalui alamat resmi vpn.klikbca.com.

Namun, korban justru terjebak mengakses website palsu dengan alamat yang sangat mirip dengan situs resmi, diawali dengan tulisan “vpk”, serta memiliki tampilan menyerupai website asli KlikBCA Bisnis.

Akibatnya, dana yang ditransfer tidak masuk ke rekening tujuan, melainkan berpindah ke rekening milik pelaku penipuan.

Kasus serupa juga dilaporkan oleh akun Instagram @tommy*** (disamarkan).

Ia mengaku kehilangan dana sekitar Rp 500 juta setelah mengakses website palsu KlikBCA Bisnis melalui mesin pencari Google.

Dana tersebut diketahui merupakan gaji yang akan dibayarkan kepada para karyawannya.

Tonton: IHSG Kembali ke 8.900, Investor Butuh Transparansi

Namun, dana itu justru masuk ke rekening pelaku penipuan.

BCA kembali mengimbau nasabah untuk selalu memverifikasi keaslian alamat situs sebelum melakukan login atau transaksi perbankan, serta segera menghubungi kanal resmi BCA apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "BCA Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Phishing Lewat Website Palsu"

Selanjutnya: Multifinance Agresif Berburu Obligasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

×