Penulis: Bimo Kresnomurti
KONTAN.CO.ID - Simak update petinggi OJK termasuk Ketua hingga Anggota Dewan Komisioner. Komisi XI DPR RI menetapkan pimpinan baru di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), Friderica Widyasari Dewi dipilih sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK yang baru.
Melansir laman DPR RI, keputusan tersebut selanjutnya akan disahkan melalui rapat paripurna DPR.
Baca Juga: OJK Berantas 951 Pinjol Ilegal di Sepanjang 2026
Penunjukan Friderica dilakukan setelah mempertimbangkan rekam jejak dan kinerjanya saat menjabat sebagai pejabat sementara Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
Komisi XI DPR menilai ia mampu merespons berbagai persoalan penting di sektor jasa keuangan dalam waktu relatif singkat.
Selain memilih ketua baru, DPR juga menetapkan sejumlah pejabat lain untuk mengisi posisi strategis dalam struktur Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK.
Penunjukan ini bertujuan memperkuat pengawasan sektor jasa keuangan sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Baca Juga: Daftar Pinjol Legal OJK Maret 2026, Ada 95 Pinjol Resmi yang Kantongi Izin
Daftar Dewan Komisioner OJK terbaru
Berikut susunan Dewan Komisioner OJK berdasarkan hasil keputusan Komisi XI DPR:
- Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK
- Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK
- Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK
- Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK
- Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK.
Berikut latar pendidikan dan perjalanan karier singkat dari Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Awas Penipuan! OJK Bantah Ada Pemutihan Data Pinjaman Online
Profil Friderica Widyasari Dewi
Friderica memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang ekonomi dan keuangan. Ia menempuh pendidikan tinggi di dalam dan luar negeri, yaitu:
- Sarjana Ekonomi (S1) di Universitas Gadjah Mada, lulus tahun 2001.
- Master of Business Administration (MBA) bidang keuangan di California State University, Fresno, Amerika Serikat, lulus tahun 2004.
- Doktor (S3) bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan di Universitas Gadjah Mada, lulus cumlaude pada 2019.
Selain aktif di dunia profesional, Friderica juga pernah menjadi dosen tamu dan mengajar bidang pasar modal serta investasi di sejumlah perguruan tinggi.
Baca Juga: Ini Dua Modus Fraud Rp 46 M di BPR Panca Dana yang Dibongkar OJK, Waspada!
Perjalanan Karier
Karier Friderica banyak berkaitan dengan industri pasar modal dan lembaga keuangan di Indonesia. Beberapa posisi penting yang pernah diembannya antara lain:
- 2005–2015: Berkarier di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga menjabat Direktur Pengembangan.
- 2015–2016: Direktur Keuangan di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
- 2016–2019: Direktur Utama KSEI.
- 2020–2022: Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas.
- 2022–sekarang: Anggota Dewan Komisioner OJK yang membidangi pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan, edukasi, dan perlindungan konsumen.
- 2026: Dipilih sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK.
Secara keseluruhan, rekam jejak Friderica menunjukkan pengalaman panjang di sektor pasar modal, mulai dari bursa efek, lembaga kustodian, perusahaan sekuritas, hingga regulator keuangan nasional.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memimpin OJK untuk memperkuat pengawasan industri jasa keuangan di Indonesia.
Tonton: Iran Tolak Gencatan Senjata Trump! Teheran Siap Lanjutkan Perang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













